PMI Siapkan Layanan WASH Di Kecamatan Reok
LINTAS86.com, MANGGARAI — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Manggarai terus memperkuat respons kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi melalui Layanan Pemulihan Air, Sanitasi, dan Lingkungan (LPASL). Langkah nyata ini diwujudkan dengan menyiapkan unit operasional Water, Sanitation, and Hygiene (WASH) guna mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih yang aman dan layak dikonsumsi bagi warga di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
Pada Senin (31/8/2026), Tim WASH PMI melakukan proses instalasi serta penyiapan sarana pendukung sebelum pendistribusian air bersih dilakukan secara masif ke sejumlah titik lokasi sasaran. Layanan ini dirancang secara khusus untuk mengatasi krisis air bersih dan menjaga standar higienitas masyarakat di tengah keterbatasan fasilitas pascabencana.
Sumber air baku yang diolah dalam penanganan darurat ini diambil langsung dari aliran Sungai Wae Pesi di Dusun Nggorang, Desa Bajak. Di lokasi tersebut, PMI mendirikan stasiun pengolahan air (water treatment) untuk menyaring dan memurnikan air baku menjadi air bersih yang aman untuk diminum. Operasional alat penyulingan ini didukung oleh 10 personel terampil, yang terdiri atas 4 orang Tim WASH PMI Pusat, 1 orang PIC dari PMI Kabupaten Manggarai, dan 5 relawan lokal Desa Bajak.
Koordinator Layanan WASH PMI, Nyoman Sukawirma yang akrab disapa Bli Gatam, menjelaskan bahwa pendirian fasilitas pengolahan air ini bertujuan untuk mencukupi kebutuhan vital masyarakat pengungsi di tiga kawasan terdampak utama.
"Hydroflo ini dibuat oleh teman-teman Tim WASH PMI Jatinangor yang sudah berpengalaman untuk membuat water treatment atau pengolahan air, karena semuanya sudah siap rencananya besok pagi tim akan mendistribusikan air ke 3 titik tersebut," jelas Bli Gatam.
Ia mengungkapkan bahwa pengerjaan fisik alat penyulingan pada hari Senin difokuskan pada perakitan perlengkapan pengolahan air baku dari aliran sungai menuju wadah penampungan yang disiapkan.
"Hari ini kita sudah set up satu unit hydroflow yang bisa memproduksi air hingga 3.000 sampai 4.000 liter air perjam," lanjut Bli Gatam.
Selain fokus pada penyediaan air bersih, layanan WASH PMI mencakup pemberian edukasi mendalam mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), tata cara penggunaan air yang aman, serta pemeliharaan kebersihan lingkungan penampungan guna mencegah munculnya potensi penyakit pascabencana. PMI Kabupaten Manggarai terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar penyaluran air bersih ini berjalan tepat sasaran.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi
Posting Komentar