Sentuh 7 Kecamatan, Pasokan Air Bersih Jawab Asa Warga Bojonegoro


LINTAS86.comBOJONEGORO — Penanganan dampak musim kemarau di Kabupaten Bojonegoro terus diperluas secara terstruktur dan masif. Hingga Sabtu (29/08/2026), tercatat sebanyak 190 ribu liter air bersih telah berhasil disalurkan untuk menjawab harapan masyarakat yang terdampak kekeringan di berbagai pelosok daerah.

Agenda pemantauan dan evaluasi langsung digelar di lapangan guna memastikan kualitas layanan serta efektivitas dampak program di tingkat warga. Peninjauan dipusatkan di Desa Tambakromo, Kecamatan Malo, yang menjadi salah satu kawasan sasaran prioritas penanggulangan kemarau di Kabupaten Bojonegoro.

Dewan Kehormatan PMI Provinsi Jawa Timur, Ang Herman Anggrek, hadir bersama staf pendamping untuk melihat dari dekat alur pembagian air dari armada tangki hingga diterima langsung oleh masyarakat. Kunjungan ini memandukan koordinasi pengawasan pimpinan dengan aksi pelayanan langsung di lapangan.

Dalam tinjauannya, Ang Herman Anggrek memuji kinerja tim lapangan yang dinilai sangat responsif serta mampu menjaga kualitas air tetap jernih dan segar. Kepuasan warga penerima manfaat menjadi indikator utama keberhasilan aksi penanggulangan krisis air ini.

"Pelayanan sangat bagus, airnya sangat bagus juga sehingga masyarakat senang," tutur Ang Herman Anggrek di lokasi pembagian air Desa Tambakromo.

Kehadiran jajaran pengawas provinsi tersebut diterima secara hangat oleh jajaran pimpinan PMI Kabupaten Bojonegoro, yaitu Ketua Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Bojonegoro Herry Sudjarwo, Wakil Ketua PMI Bojonegoro Mardikun, Sekretaris PMI Kabupaten Bojonegoro Nova Nevilla, Wakil Sekretaris Nur Hamid, serta Ketua Bidang Pelayanan Bencana Mariyanto dan Ketua Bidang Kemitraan dan Kerjasama Agus Susetyo.

Koordinator Program Air Bersih, Wahyu Theo Alfian, merincikan bahwa operasional penyaluran bantuan telah bergerak secara konsisten selama lebih dari dua pekan demi menjangkau permukiman yang mengalami kelangkaan air.

"Dalam pelaksanaan distribusi air bersih di Kabupaten Bojonegoro sudah berjalan 19 hari dan menyasar 7 kecamatan dan mendistribusikan 190 ribu liter air bersih. Selain kita mendistribusikan air bersih, kita juga melaksanakan promosi kebersihan dan kesehatan," papar Wahyu Theo Alfian.

Integrasi antara penyaluran bantuan air bersih dan edukasi kebersihan diri ini menjadi nilai tambah dari pelaksanaan program kemanusiaan di Bojonegoro. Warga tidak hanya mendapatkan pasokan air untuk kebutuhan harian, tetapi juga dibekali pemahaman mendasar mengenai pentingnya sanitasi lingkungan di masa kemarau.

Mengenai kelancaran operasional di lapangan, Herry Sudjarwo menegaskan bahwa keberhasilan penjangkauan tujuh kecamatan tersebut merupakan buah dari kolaborasi ketat bersama otoritas penanggulangan bencana daerah.

Pihaknya senantiasa berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro mengenai rute dan pemetaan titik lokasi tujuan. Berkat sinergi dan koordinasi yang selaras bersama BPBD, seluruh kegiatan penyaluran pasokan air bersih dapat terlaksana secara teratur, presisi, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Bojonegoro.

Penulis: Zabidi 
Editor: Redaksi
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Sentuh 7 Kecamatan, Pasokan Air Bersih Jawab Asa Warga Bojonegoro
  • Sentuh 7 Kecamatan, Pasokan Air Bersih Jawab Asa Warga Bojonegoro
  • Sentuh 7 Kecamatan, Pasokan Air Bersih Jawab Asa Warga Bojonegoro
  • Sentuh 7 Kecamatan, Pasokan Air Bersih Jawab Asa Warga Bojonegoro
  • Sentuh 7 Kecamatan, Pasokan Air Bersih Jawab Asa Warga Bojonegoro
  • Sentuh 7 Kecamatan, Pasokan Air Bersih Jawab Asa Warga Bojonegoro

Posting Komentar