Terapkan Sistem Berbasis Data, Tim Gabungan Kemanusiaan di Reok Manggarai Sisir Pengungsi Mandiri yang Belum Tersentuh Bantuan
LINTAS86.com, MANGGARAI – Tantangan terbesar dalam manajemen penanggulangan bencana sering kali terletak pada akurasi distribusi bantuan logistik agar tidak menumpuk di satu titik tertentu. Menyadari potensi kendala tersebut, Tim Gabungan yang terdiri dari Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Manggarai dan personel Resimen II Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri menerapkan strategi pengawasan ketat dalam penyaluran bantuan bagi korban bencana di Kecamatan Reok. Langkah taktis ini diambil guna memastikan asas keadilan sosial dapat dirasakan oleh seluruh pengungsi, termasuk mereka yang berada di posko-posko mandiri.
Pola kerja yang diterapkan oleh tim gabungan pada hari Selasa, 18 Agustus 2026, didasarkan pada pembagian tugas (job desk) yang sangat terstruktur dan sistematis. Mengingat keterbatasan personel dan luasnya area terdampak, manajemen posko memutuskan untuk memecah kekuatan tim menjadi beberapa unit kerja kecil yang memiliki fungsi spesifik namun tetap terintegrasi satu sama lain. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kecepatan respon pelayanan terhadap keluhan para pengungsi di lapangan.
“Sementara kami bagi tim di logistik, yang lain layani kebutuhan balita dan separuhnya kita layani masyarakat,” kata Taufik Hidayat, anggota Sibat Kelurahan Reo yang mengoordinasikan pergerakan relawan di lapangan.
Pembagian unit kerja ini secara umum terbagi menjadi tiga pilar utama. Unit pertama berfokus penuh di dalam gudang logistik untuk mengemas paket sembako seperti beras, mi instan, dan telur agar siap didistribusikan secara cepat. Unit kedua dibentuk secara khusus untuk melakukan pendekatan humanis dan pelayanan pemenuhan kebutuhan kelompok rentan, terutama bayi dan balita yang memerlukan popok serta susu formula. Sementara itu, unit ketiga bergerak secara dinamis menyisir kawasan pemukiman warga untuk melakukan pelayanan langsung kepada masyarakat umum sekaligus melakukan pemutakhiran data kependudukan sementara di pengungsian.
Fokus utama penjelajahan tim gabungan kali ini diarahkan untuk menjangkau para pengungsi mandiri. Pengungsi mandiri merupakan kelompok masyarakat yang memilih untuk tidak tinggal di posko utama yang disediakan pemerintah, melainkan mendirikan tenda darurat sendiri di dekat reruntuhan rumah mereka atau menumpang di rumah kerabat yang dianggap lebih aman. Kelompok ini sering kali luput dari pantauan radar bantuan formal karena lokasinya yang tersebar dan tersembunyi, sehingga rawan mengalami krisis pangan jika tidak segera diintervensi oleh petugas lapangan.
Penerapan prinsip kerja yang disiplin dan berbasis pada data riil menjadi harga mati bagi seluruh jajaran relawan Sibat PMI dan Resimen II Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri. Dengan memegang dokumen data manifes pengungsi yang valid dan terus diperbarui, tim lapangan dapat melakukan verifikasi silang secara langsung saat paket bantuan diserahkan ke tangan kepala keluarga. Langkah preventif ini terbukti ampuh menghilangkan kecemburuan sosial di antara sesama pengungsi yang dapat memicu konflik horizontal di lokasi bencana.
“Kita berharap semua bantuan tersalurkan termasuk di pengungsi mandiri dan posko yang belum tersentuh bantuan sama sekali. Kami bekerja berbasis data, tujuannya supaya tidak terjadi pendobelan,” ujar Taufik menegaskan komitmen profesionalisme timnya.
Hingga menjelang petang, aktivitas distribusi logistik di Kecamatan Reok dilaporkan berjalan dengan sangat aman, tertib, dan terkendali tanpa adanya insiden desak-desakan yang berarti. Kerja sama yang apik antara pendekatan persuasif humanis dari relawan sipil PMI serta ketegasan humanis dari personel Resimen II Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri terbukti menjadi kombinasi formula yang ideal dalam manajemen penanggulangan bencana di Kabupaten Manggarai. Seluruh pihak berkomitmen untuk terus mengawal proses pemulihan ini hingga situasi dinyatakan benar-benar kembali normal.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi
Posting Komentar