Tiga Warga Ponorogo Terima Penghargaan Donor Darah 75 Kali dari Gubernur Jatim
![]() |
| Tiga warga Ponorogo bersama Ketua PMI Ponorogo, Luhur Karsanto, penerima penghargaan donor darah 75 kali dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Dok. Humas PMI Ponorogo) |
LINTAS86.com, PONOROGO — Informasi penting bagi masyarakat penanganan sosial kemanusiaan, sebanyak tiga warga Kabupaten Ponorogo resmi masuk dalam daftar 647 pendonor aktif di Jawa Timur yang menerima penghargaan ke-75 kali dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Agenda pelepasan para penerima penghargaan ini dilaksanakan secara resmi di Markas PMI Kabupaten Ponorogo pada Kamis, 1 Oktober 2026 pukul 08.30 WIB.
Ketiga warga berprestasi di bidang kemanusiaan tersebut mewakili latar belakang profesi yang beragam. Berdasarkan data resmi PMI Ponorogo, nama pertama adalah Andika Febrian, seorang wiraswasta yang berdomisili di Desa Tumpakpelem, Kecamatan Sawoo. Nama kedua adalah Susi Arlina, Aparatur Sipil Negara (ASN) Kodim 0802/Ponorogo yang tinggal di Desa Kutukulon, Kecamatan Jetis, dengan jabatan terakhir di Primkop Dim Ponorogo. Nama ketiga ialah Prasetya Rusdianto, staf administrasi RS Griya Waluya yang beralamat di Desa/Kecamatan Sambit.
Proses administrasi keberangkatan, termasuk pengurusan surat izin dispensasi bagi pendonor yang bekerja di instansi formal seperti RS Griya Waluya dan Kodim 0802/Ponorogo, telah diselesaikan oleh staf unit donor darah PMI Ponorogo demi kelancaran kegiatan di tingkat provinsi.
Ketua PMI Kabupaten Ponorogo, Drs. H. Luhur Karsanto, M.Si, secara langsung melepas keberangkatan para peserta. Ia menyatakan bahwa ketiganya merupakan aset kemanusiaan daerah yang kelakuannya patut diketahui dan dicontoh oleh masyarakat luas.
"Kebersamaan para pendonor ini adalah benteng utama pemenuhan kebutuhan darah. Kami menyampaikan apresiasi kepada penerima penghargaan karena kepedulian membantu sesama melalui donor darah, tetesan darah anda berarti bagi mereka semoga bisa menjadi teladan dan inspirasi semua generasi," ungkap Luhur Karsanto saat memberikan arahan sebelum keberangkatan rombongan.
Salah satu pendonor yang turut berangkat, Prasetya Rusdianto yang kini tercatat sudah memasuki donor ke-79 kali, membagikan informasi mengenai pentingnya regenerasi pendonor darah, terutama dari kalangan muda di wilayah Ponorogo.
"Harapan kami anak-anak muda terutama di Ponorogo ini bisa ikut berpartisipasi untuk berdonor darah. Untuk provinsi saat ini saya mewakili pegawai rumah sakit. Ayo buat teman-teman yang masih muda, Monggo ikut berdonor darah supaya stok darah kita selalu aman dan terjaga," terang Prasetya Rusdianto sebelum memasuki kendaraan operasional.
Pemberian penghargaan ini merupakan agenda rutin Pemerintah Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan PMI Jawa Timur. Langkah ini bertujuan untuk memetakan sekaligus memberikan apresiasi hukum dan moral bagi para pejuang kemanusiaan yang secara sukarela menyumbangkan darahnya demi keselamatan publik.
Penulis: Zabidi
Editor: Redkasi
Editor: Redkasi

Posting Komentar