Kebakaran Melanda PT Yale Woodpellet Indonesia, Satu Unit Ambulans PMI Lamongan Diterjunkan
Satu unit armada ambulans dengan kekuatan enam orang personel dikerahkan untuk bersiap menghadapi potensi adanya korban yang memerlukan tindakan pertolongan pertama. Kehadiran personel PMI ini bertujuan untuk membantu mempercepat respons medis darurat di lapangan.
Berdasarkan laporan dari tempat kejadian, tim ambulans diposisikan strategis di dekat area penanganan utama. Putri Salsabila, Petugas PMI Lamongan, mengatakan bahwa seluruh personel dikerahkan dalam status siap sedia untuk melakukan tindakan penyelamatan darurat.
“Armada dan peralatan medis sudah kami posisikan dalam kondisi siap guna. Kesiapsiagaan ini adalah langkah antisipasi agar jika ada korban atau petugas yang terluka, bisa langsung ditangani," ujar Putri.
Kronologi penanganan di lapangan memperlihatkan tim PMI secara berkala melakukan patroli visual dan pemantauan situasi di sekitar area pabrik. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada pekerja atau warga sekitar yang terjebak atau mengalami gangguan kesehatan akibat kepulan asap dari material kayu yang terbakar.
Hingga Jumat malam, data mengenai adanya korban luka atau kerugian total masih dalam tahap pendataan oleh pihak berwenang.
"Tim kami masih terus bersiaga penuh di lokasi dan belum ditarik mundur karena situasi di area dalam pabrik masih dinamis," katanya.
Informasi terkini yang dihimpun dari rilis Humas PMI Kabupaten Lamongan menyatakan bahwa situasi penanganan masih terus berjalan beriringan dengan unsur pemadam kebakaran. Laporan menyeluruh mengenai hasil pelaksanaan operasi kesiapsiagaan ini akan segera diterbitkan secara resmi setelah seluruh rangkaian kegiatan evakuasi dan pemadaman selesai dilakukan.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi

Posting Komentar