108 Peserta Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat PSHT Ranting Jambon, Pembinaan Karakter Jadi Perhatian

LINTAS86.com, PONOROGO– Sebanyak 108 peserta dari berbagai desa di Kecamatan Jambon mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat Polos ke Jambon yang digelar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Jambon, Cabang Ponorogo Pusat Madiun, di Desa Karanglo Kidul, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi tahapan untuk menguji kemampuan peserta setelah menjalani latihan, tetapi juga diarahkan sebagai bagian dari pembinaan karakter dan penguatan nilai persaudaraan di lingkungan PSHT Ranting Jambon.

Ketua PSHT Ranting Jambon Cabang Ponorogo Pusat Madiun, Ibnu Bogon, menyampaikan bahwa kegiatan kenaikan tingkat mempunyai tujuan lebih luas daripada sekadar meningkatkan kemampuan pencak silat.

“Ujian kenaikan tingkat ini menjadi bagian dari proses pembinaan. Harapannya, PSHT Ranting Jambon Cabang Ponorogo Pusat Madiun semakin solid, mampu mencetak generasi berkualitas dan selalu berada di hati masyarakat,” kata Ibnu Bogon.

Ujian kenaikan tingkat tersebut melibatkan berbagai unsur untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, di antaranya Polsek Jambon, Koramil Jambon, Puskesmas Jambon, PAMTER, pengurus ranting, pengurus rayon, serta para pelatih.

Keterlibatan berbagai pihak tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan agar berlangsung secara terkoordinasi, mengingat jumlah peserta mencapai 108 orang dan berasal dari berbagai desa di Kecamatan Jambon.

Uji Kemampuan sekaligus Pembinaan Karakter

Menurut keterangan panitia, terdapat sejumlah tujuan yang ingin dicapai melalui kegiatan tersebut. Pertama, melakukan ujian kenaikan tingkat bagi peserta yang menjalani proses pembinaan. Kedua, melanjutkan pembentukan karakter para peserta. Ketiga, memberikan apresiasi kepada atlet yang berhasil menorehkan prestasi.

Ujian menjadi bagian dari proses untuk mengetahui perkembangan peserta selama mengikuti latihan. Melalui tahapan yang berjenjang, peserta diharapkan tidak hanya mengalami peningkatan dalam penguasaan pencak silat, tetapi juga memahami pentingnya disiplin dan persaudaraan.

Pembentukan karakter menjadi salah satu bagian yang mendapatkan perhatian dalam proses pembinaan tersebut.

“Kami ingin peserta tidak hanya berkembang dalam kemampuan pencak silat. Pembinaan juga diarahkan agar generasi PSHT mempunyai karakter yang baik dan mampu menjaga persaudaraan,” ujar Ibnu Bogon.

Melalui pembinaan berkelanjutan, PSHT Ranting Jambon berharap generasi muda yang mengikuti latihan dapat mengembangkan kemampuan secara positif.

Atlet Berprestasi Dapat Apresiasi

 

 

Selain ujian kenaikan tingkat, kegiatan di Karanglo Kidul juga menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada atlet berprestasi.

Pemberian apresiasi merupakan bentuk penghargaan terhadap atlet yang telah mengembangkan kemampuan dan menghasilkan prestasi. Langkah tersebut sekaligus diharapkan menjadi motivasi bagi peserta lain agar semakin bersungguh-sungguh dalam mengikuti proses latihan.

Keberhasilan seorang atlet, dalam konteks pembinaan olahraga, tidak diperoleh secara instan. Latihan rutin, kedisiplinan, kemampuan mengikuti arahan pelatih, serta kemauan mengembangkan diri menjadi bagian penting dalam perjalanan mencapai prestasi.

Karena itu, kegiatan kenaikan tingkat juga menjadi ruang untuk mengingatkan peserta bahwa setiap tahapan latihan membutuhkan proses.

PSHT Memiliki Sejarah Panjang di Madiun

PSHT memiliki perjalanan sejarah yang panjang dalam perkembangan pencak silat. Berdasarkan laman sejarah resmi PSHT, organisasi tersebut didirikan di Madiun pada 1922 oleh Ki Hajar Hardjo Oetomo. Pada awal berdirinya, organisasi tersebut bernama Setia Hati Pemuda Sport Club atau SH PSC. Nama organisasi kemudian mengalami perkembangan sebelum akhirnya menjadi Persaudaraan Setia Hati Terate dalam kongres pertama di Madiun pada 25 Maret 1951.

Catatan sejarah lainnya juga menyebutkan bahwa cikal bakal PSHT didirikan di kawasan Pilangbango, Madiun, oleh Ki Hadjar Hardjo Oetomo pada 1922. Perjalanan panjang tersebut menjadi bagian dari perkembangan organisasi pencak silat di Indonesia.

Dalam perkembangannya, pencak silat tidak hanya berkaitan dengan olahraga bela diri. Perguruan dan organisasi pencak silat juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk melakukan pembinaan generasi, membangun kebersamaan serta menjaga keberlanjutan tradisi pencak silat.

Harapkan PSHT Semakin Solid

Melalui pelaksanaan ujian kenaikan tingkat ini, PSHT Ranting Jambon ingin memperkuat pembinaan sekaligus menjaga kekompakan organisasi sampai tingkat rayon.

Dengan peserta yang berasal dari berbagai desa di Kecamatan Jambon, kegiatan juga menjadi sarana mempertemukan peserta, pelatih serta jajaran organisasi dalam satu agenda pembinaan.

Ibnu Bogon berharap proses tersebut dapat terus menghasilkan generasi yang berkualitas dan memberikan dampak positif bagi lingkungan masyarakat.

“Harapan kami ke depan PSHT Ranting Jambon semakin solid, mencetak generasi yang berkualitas dan keberadaan PSHT selalu mendapat tempat di hati masyarakat,” tuturnya.

Ujian kenaikan tingkat akhirnya bukan sekadar penanda peserta berpindah dari satu tahapan menuju tahapan berikutnya. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari proses panjang pembinaan pesilat, pengembangan karakter dan upaya mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Kecamatan Jambon.

 

Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, PSHT Ranting Jambon berharap generasi muda dapat menjadikan pencak silat sebagai kegiatan positif untuk meningkatkan kemampuan, kedisiplinan, persaudaraan serta prestasi.

Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • 108 Peserta Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat PSHT Ranting Jambon, Pembinaan Karakter Jadi Perhatian
  • 108 Peserta Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat PSHT Ranting Jambon, Pembinaan Karakter Jadi Perhatian
  • 108 Peserta Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat PSHT Ranting Jambon, Pembinaan Karakter Jadi Perhatian
  • 108 Peserta Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat PSHT Ranting Jambon, Pembinaan Karakter Jadi Perhatian
  • 108 Peserta Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat PSHT Ranting Jambon, Pembinaan Karakter Jadi Perhatian
  • 108 Peserta Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat PSHT Ranting Jambon, Pembinaan Karakter Jadi Perhatian

Posting Komentar