Atasi Bencana Kekeringan dan Kabut Asap, Operasi Kemanusiaan PMI Jambi Jangkau 5.023 Kepala Keluarga
LINTAS86.com, JAMBI — Ribuan warga di berbagai daerah di Provinsi Jambi kini menggantungkan kebutuhan pasokan air harian pada aksi tanggap darurat Palang Merah Indonesia (PMI). Langkah ini diambil menyusul maraknya peristiwa Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta fenomena kekeringan ekstrem akibat dampak musim kemarau panjang El Niño tahun 2026.
Hingga Selasa (8/9/2026), bantuan kemanusiaan yang digulirkan oleh PMI Provinsi Jambi bekerja sama dengan unit PMI Kabupaten/Kota telah berhasil menjangkau 5.023 Kepala Keluarga (KK) atau mencakup 13.838 jiwa penerima manfaat. Total akumulasi volume air bersih yang sudah didistribusikan ke kantong-kantong pemukiman warga terhitung mencapai 120.000 liter.
Operasi penanggulangan kekeringan ini difokuskan pada penyediaan akses air bersih yang aman untuk kebutuhan minum, memasak, dan sanitasi dasar. Kurangnya curah hujan dalam jangka waktu yang panjang menyebabkan sumber-sumber air utama warga mengering, sehingga intervensi berupa armada tangki air PMI menjadi tumpuan utama masyarakat setempat. Pemantauan lokasi dilakukan secara berkelanjutan demi memastikan distribusi bantuan dapat disalurkan secara merata dan tepat sasaran.
Tidak hanya mengantisipasi dampak kemarau panjang, PMI Provinsi Jambi juga merespons penurunan kualitas udara akibat maraknya kabut asap Karhutla. Sebagai bentuk proteksi kesehatan publik dari ancaman bahaya paparan partikel padat asap, jajaran tim relawan PMI telah membagikan sebanyak 7.500 pcs masker kepada warga terdampak.
Aksi pembagian masker disebar di beberapa pusat aktivitas publik dan pemukiman yang paling parah diselimuti asap. Kegiatan ini ditujukan untuk meminimalkan paparan racun udara pada paru-paru warga serta menekan risiko lonjakan kasus gangguan pernapasan di tengah masyarakat.
Ketua PMI Provinsi Jambi, Drs. H. Hasan Basri Agus, M.M., menyatakan bahwa seluruh jajaran PMI siap dikerahkan secara optimal guna memastikan seluruh warga terdampak memperoleh bantuan mendasar yang memadai selama masa krisis iklim ini berlangsung.
“PMI akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan. Distribusi air bersih dan masker ini merupakan bagian dari komitmen PMI untuk membantu masyarakat menghadapi dampak Karhutla dan kekeringan ekstrem,” ungkap Drs. H. Hasan Basri Agus, M.M.
Pihak PMI Provinsi Jambi menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam memantau perkembangan situasi ekologi setempat.
Seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat bergotong royong menjaga kelestarian lingkungan, menolak praktik pembakaran lahan secara sembarangan, serta konsisten menjaga ketahanan fisik dan kesehatan dengan selalu mengenakan masker di area luar ruangan.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi
Posting Komentar