Bantuan Air Bersih PMI Dirasakan Dua Kecamatan di Lumajang
LINTAS86.com, LUMAJANG – Penanganan dampak musibah kekeringan akibat kemarau panjang di Kabupaten Lumajang terus diintensifkan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lumajang. Pada Jumat (4/9/2026), aksi sosial pendistribusian air bersih difokuskan untuk menyuplai ratusan keluarga yang tersebar di dua wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Gucialit dan Kecamatan Padang.
Operasi distribusi air yang berlangsung selama sepuluh jam penuh ini mengerahkan dua armada tangki khusus, meliputi truk double nomor polisi N 9619 YD dan truk engkel nomor polisi N 9336 YC. Langkah cepat ini diambil guna meringankan beban warga yang mulai kesulitan mendapatkan sumber air bersih untuk kebutuhan memasak dan sanitasi harian.
Di wilayah Kecamatan Gucialit, intervensi air bersih difokuskan di Dusun Wonoasih, Desa Wonokerto. Penyaluran ini menjadi aksi dropping air bersih tahap kedua dari PMI Lumajang, di mana tim mengerahkan empat trip pengiriman bernilai total 24.000 liter. Pasokan tersebut mengaliri lima titik jangkauan warga yang dihuni oleh 521 jiwa dari 128 kepala keluarga.
Sementara di Kecamatan Padang, bantuan air bersih menyasar Dusun Ngesong, Desa Barat. Tim relawan PMI menyalurkan lima trip pengiriman air dengan volume total 17.500 liter. Pasokan ini terdistribusi secara merata di tujuh titik penampungan untuk melayani 560 jiwa dari 162 kepala keluarga. Secara keseluruhan, sebanyak 41.500 liter air bersih dialirkan dalam satu hari kepada masyarakat di kedua kecamatan tersebut.
Kepala Markas PMI Kabupaten Lumajang, Nurhadi Santoso, menyampaikan bahwa pemerataan distribusi ke berbagai kecamatan rawan kekeringan menjadi prioritas utama pelayanan posko kemanusiaan.
"Penyaluran air bersih di wilayah Gucialit dan Padang ini adalah bentuk kesiapsiagaan PMI Lumajang dalam membantu warga yang terdampak musibah kekeringan. Kami akan terus menyisir titik-titik pemukiman di kecamatan lain yang membutuhkan pasokan air darurat," tutur Kepala Markas PMI Kabupaten Lumajang, Nurhadi Santoso.
Hadirnya bantuan air bersih secara langsung ke titik-titik penampungan desa disambut hangat oleh warga setempat. Sinergi ini diharapkan dapat terus menjaga stabilitas kesehatan dan kecukupan air warga desa hingga musim penghujan tiba.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi

Posting Komentar