Dua Puluh Ribu Liter Air Bersih Untuk Warga Terdampak El Nino di Ponggok



LINTAS86.comKEDIRI – Sinergi lintas lembaga dalam menanggulangi bencana kekeringan di kawasan lereng Gunung Wilis terus bergulir. Sebanyak 20.000 liter air bersih kembali didistribusikan kepada masyarakat di Desa Ponggok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, pada Rabu, 2 September 2026. Penyaluran armada tangki ini dilakukan secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan dasar air bersih warga sebagai dampak El Niño Tahun 2026.

Sasaran utama pasokan air bersih ini mengover kawasan permukiman di Dukuh Karangwaru RW 04, yang meliputi RT 07 dan RT 08, serta fasilitas umum berupa Masjid Baitul Rohim. Penyaluran dilakukan secara langsung menggunakan armada truk tangki air bersih guna menjamin kebutuhan air di titik-titik yang telah ditentukan dapat terpenuhi secara optimal.

Rincian penerima manfaat mencakup populasi yang cukup besar. Di RT 07, bantuan air bersih menjangkau 89 kepala keluarga dengan total 237 jiwa, yang terdiri dari 118 laki-laki dan 119 perempuan. Adapun di RT 08, bantuan dimanfaatkan oleh 57 kepala keluarga dengan total 197 jiwa, meliputi 93 laki-laki dan 104 perempuan.

Pasokan air juga dialokasikan untuk sarana keagamaan dan kelompok rentan. Masjid Baitul Rohim mencatatkan penerima manfaat sebanyak 130 jiwa agar kegiatan ibadah warga tetap berjalan lancar. Selain itu, petugas mengawal secara khusus bantuan air bagi satu penerima manfaat berkebutuhan khusus berjenis kelamin perempuan di lokasi tersebut.

Operasi penyaluran air bersih ini memakan waktu seharian penuh, dimulai sejak pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Armada truk tangki air bersih dengan nomor kendaraan B 9463 SLA dikerahkan menyusuri rute perbukitan. Berdasarkan catatan operasional odometer, kendaraan menempuh jarak total 114 kilometer, dengan angka kilometer awal berada di 26.947 dan kilometer akhir menyentuh 27.061.

Proses pengiriman pasokan air dipastikan berjalan tanpa hambatan berkat kerja sama yang baik dari seluruh pemangku kepentingan.

"Distribusi berjalan tanpa kendala berarti di lapangan. Koordinasi antara pihak-pihak yang terlibat dilakukan untuk memastikan proses penyaluran dapat berlangsung sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lokasi," ungkap perwakilan tim Operasi Kemanusiaan.

Aksi tanggap darurat ini merupakan wujud nyata dari Operasi Kemanusiaan Dampak El Niño Tahun 2026 yang diinisiasi oleh PMI Kabupaten Kediri bersama BPBD dan Pemerintah Desa setempat.

Pihak penyelenggara menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika ketersediaan air di kawasan terdampak.

"Kebutuhan air bersih yang masih berlangsung menjadi perhatian dalam pelaksanaan operasi kemanusiaan di wilayah terdampak. Perkembangan kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat akan terus menjadi dasar dalam menentukan dukungan berikutnya," tambahnya.

Hingga saat ini, komunikasi dan koordinasi intensif bersama pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat terus dilakukan untuk mendapatkan data terkini mengenai kondisi kekeringan serta merencanakan jadwal distribusi air bersih berikutnya secara presisi.

Penulis: F. Tito
Editor: Redaksi
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Dua Puluh Ribu Liter Air Bersih Untuk Warga Terdampak El Nino di Ponggok
  • Dua Puluh Ribu Liter Air Bersih Untuk Warga Terdampak El Nino di Ponggok
  • Dua Puluh Ribu Liter Air Bersih Untuk Warga Terdampak El Nino di Ponggok
  • Dua Puluh Ribu Liter Air Bersih Untuk Warga Terdampak El Nino di Ponggok
  • Dua Puluh Ribu Liter Air Bersih Untuk Warga Terdampak El Nino di Ponggok
  • Dua Puluh Ribu Liter Air Bersih Untuk Warga Terdampak El Nino di Ponggok

Posting Komentar