Hasil Pemeriksaan 107 Warga Aeramo: ISPA Ditemukan di Dua Dusun

Sebanyak 107 warga Dusun 3 dan Dusun 5 Desa Aeramo mengikuti pelayanan kesehatan, Senin (29/9/2026).

LINTAS86.com, NAGEKEO – Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi salah satu keluhan kesehatan yang sama-sama ditemukan dalam pemeriksaan warga di Dusun 3 dan Dusun 5, Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Temuan tersebut berasal dari pelayanan kesehatan terhadap total 107 warga pada Senin, 29 September 2026.

Meski ISPA ditemukan di kedua lokasi, catatan keluhan lainnya berbeda.

Di Dusun 3, keluhan yang banyak ditemukan meliputi ISPA, gastritis serta Low Back Pain (LBP) atau nyeri punggung bagian bawah.

Di Dusun 5, selain ISPA, warga yang menjalani pemeriksaan tercatat mengalami keluhan seperti dispepsia dan hipertensi.

Catatan tersebut diperoleh dari pemeriksaan yang dilakukan tim kesehatan Palang Merah Indonesia (PMI).

Dusun 3 Didominasi Penerima Dewasa dan Lansia

Sebanyak 57 orang mendapatkan pelayanan di Dusun 3. Jumlah tersebut terdiri atas 27 laki-laki dan 30 perempuan.

Dari seluruh penerima pelayanan, 23 orang masuk kelompok lanjut usia.

Angka tersebut berarti lebih dari sepertiga penerima pelayanan di lokasi pertama merupakan lansia.

Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar, konsultasi dan pemberian obat. Pemeriksaan gula darah serta asam urat dilakukan sesuai indikasi medis.

Setelah menjalani pemeriksaan, warga yang memerlukan pengobatan mendapatkan obat sesuai kondisi dan hasil pemeriksaan tenaga kesehatan.

50 Warga Diperiksa di Dusun 5

Pelayanan di Dusun 5 menjangkau 50 warga.

Jika dirinci berdasarkan jenis kelamin, jumlah tersebut terdiri atas 22 laki-laki dan 28 perempuan.

Komposisi penerima pelayanan di lokasi ini juga mencakup kelompok rentan. Terdapat dua bayi, dua ibu menyusui serta 11 lansia.

Tim kesehatan di Dusun 5 dipimpin dr. Nita dari PMI Makassar.

Dengan demikian, total penerima layanan dari kedua dusun mencapai 107 orang, dengan 57 warga berasal dari Dusun 3 dan 50 warga dari Dusun 5.

Ketua PMI Kabupaten Nagekeo, Kristianus Pantaleon Jogo, mengatakan pemeriksaan dilakukan agar masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya.

“PMI Nagekeo terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan kesehatan. Pemeriksaan kesehatan dasar, pemberian obat-obatan, serta pemeriksaan gula darah dan asam urat dilakukan untuk membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya dan mendapatkan penanganan sesuai kebutuhan,” ungkap Kristianus.

Kristianus juga menyebut pelayanan diarahkan kepada masyarakat yang membutuhkan dengan perhatian terhadap kelompok rentan.

Sementara itu, warga Aeramo, Vininsia Pati Peolohi, menilai keberadaan pemeriksaan tersebut memudahkan warga memperoleh pelayanan.

“Kami sangat berterima kasih kepada PMI yang sudah datang memberikan pelayanan kesehatan kepada kami. Kami bisa memeriksakan kondisi kesehatan dan mendapatkan obat sesuai dengan keluhan yang kami rasakan,” ujarnya.

Jika data kedua dusun dibandingkan, ISPA menjadi keluhan yang tercatat sama-sama banyak ditemukan di kedua lokasi. Sementara itu, gastritis dan nyeri punggung tercatat di Dusun 3, sedangkan dispepsia dan hipertensi termasuk keluhan yang banyak ditemukan di Dusun 5.

Informasi mengenai perbedaan keluhan tersebut menjadi bagian dari gambaran kondisi kesehatan warga yang mengikuti pelayanan di Aeramo selama proses pemulihan pascabencana.

Penulis: James Bisara
Editor: Redaksi

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Hasil Pemeriksaan 107 Warga Aeramo: ISPA Ditemukan di Dua Dusun
  • Hasil Pemeriksaan 107 Warga Aeramo: ISPA Ditemukan di Dua Dusun
  • Hasil Pemeriksaan 107 Warga Aeramo: ISPA Ditemukan di Dua Dusun
  • Hasil Pemeriksaan 107 Warga Aeramo: ISPA Ditemukan di Dua Dusun
  • Hasil Pemeriksaan 107 Warga Aeramo: ISPA Ditemukan di Dua Dusun
  • Hasil Pemeriksaan 107 Warga Aeramo: ISPA Ditemukan di Dua Dusun

Posting Komentar