Pelajar SMKN 2 Ponorogo Salurkan Donasi Rp2,38 Juta untuk Korban Gempa NTT

LINTAS86.com, PONOROGO – Semangat kepedulian dan solidaritas ditunjukkan siswa SMKN 2 Ponorogo melalui aksi penggalangan dana untuk membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan yang digagas oleh anggota OSIS dan Palang Merah Remaja (PMR) tersebut dilaksanakan di lingkungan sekolah, Kamis (10/9/2026).

Sebanyak 20 siswa yang terdiri dari 10 anggota PMR dan 10 anggota OSIS terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Mereka mendatangi ruang-ruang kelas dari tingkat X hingga XII untuk mengajak seluruh warga sekolah berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan itu.

Ketua PMR SMKN 2 Ponorogo, Amelia, mengatakan penggalangan dana dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah gempa di NTT.

"Kegiatan open donasi ini digagas oleh teman-teman OSIS dan PMR SMKN 2 Ponorogo sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana di NTT. Kami melakukan penggalangan dana dengan mendatangi kelas-kelas dari kelas X sampai kelas XII," ujarnya.

Dari kegiatan tersebut, berhasil terkumpul donasi sebesar Rp2.381.000. Seluruh bantuan kemudian disalurkan melalui PMI Kabupaten Ponorogo untuk diteruskan kepada masyarakat terdampak bencana.

Amelia berharap kegiatan tersebut tidak hanya membantu korban gempa, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan nilai kemanusiaan di kalangan pelajar.

"Kami berharap kegiatan ini bisa menumbuhkan jiwa kemanusiaan di lingkungan sekolah dan mengajarkan arti berbagi terhadap sesama," katanya.

Pembina PMR SMKN 2 Ponorogo, Maya, mengapresiasi inisiatif siswa yang secara mandiri menginisiasi aksi sosial tersebut.

"Inisiatif dari anak-anak OSIS dan PMR sangat tinggi. Kami sebagai pembina PMR memfasilitasi perizinan dan dispensasi saat penggalangan dana berlangsung," ujarnya.

Kepala SMKN 2 Ponorogo, Suryanto, M.Pd, menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki nilai edukasi yang lebih besar dibanding besarnya nominal bantuan yang terkumpul.

"Yang terpenting bukan nominal donasinya, melainkan proses pembelajaran bagi siswa untuk memiliki rasa empati, peduli, dan peka terhadap sesama yang sedang mengalami musibah. Nilai-nilai kemanusiaan seperti ini harus terus ditanamkan kepada generasi muda," katanya.

Sementara itu, Yoga Muhammad Ali, fasilitator PMI Kabupaten Ponorogo, menilai kegiatan tersebut menjadi contoh positif bagaimana pelajar dapat mengambil peran dalam aksi kemanusiaan.

"Kegiatan seperti ini sangat positif karena melatih kepedulian sosial siswa. Bantuan yang terkumpul mungkin terlihat sederhana, tetapi jika dilakukan bersama-sama akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang sedang mengalami musibah," ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Yunio Roofica A, Staf Bidang Keuangan PMI Kabupaten Ponorogo. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar SMKN 2 Ponorogo yang telah berpartisipasi membantu korban gempa NTT.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada siswa, guru, dan seluruh warga SMKN 2 Ponorogo yang telah menunjukkan kepedulian terhadap korban gempa NTT. Donasi yang disalurkan melalui PMI akan diteruskan sesuai mekanisme penyaluran bantuan kemanusiaan," katanya.

Melalui aksi tersebut, para pelajar tidak hanya ikut membantu meringankan beban korban bencana, tetapi juga belajar mengamalkan nilai gotong royong, empati, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari. 

Penulis: Zabidi 

Editor: Redaksi

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Pelajar SMKN 2 Ponorogo Salurkan Donasi Rp2,38 Juta untuk Korban Gempa NTT
  • Pelajar SMKN 2 Ponorogo Salurkan Donasi Rp2,38 Juta untuk Korban Gempa NTT
  • Pelajar SMKN 2 Ponorogo Salurkan Donasi Rp2,38 Juta untuk Korban Gempa NTT
  • Pelajar SMKN 2 Ponorogo Salurkan Donasi Rp2,38 Juta untuk Korban Gempa NTT
  • Pelajar SMKN 2 Ponorogo Salurkan Donasi Rp2,38 Juta untuk Korban Gempa NTT
  • Pelajar SMKN 2 Ponorogo Salurkan Donasi Rp2,38 Juta untuk Korban Gempa NTT

Posting Komentar