Pengungsi Desa Parlando Terima Bantuan Kelambu dan Layanan Promkes PMI


LINTAS86.comManggarai — Ratusan warga yang mengungsi akibat bencana gempa di Desa Parlando, Kabupaten Manggarai, menerima pendistribusian bantuan perlengkapan darurat dan layanan Promosi Kesehatan (Promkes) dari Palang Merah Indonesia (PMI). Bantuan berupa kelambu, selimut, dan tas siaga tersebut diserahkan langsung di titik-titik pengungsian guna menunjang kebutuhan hidup serta menjaga kesehatan para pengungsi selama berada di tenda darurat.

Layanan kemanusiaan ini difokuskan di dua lokasi penampungan sementara, yaitu Dusun Piso dan Dusun Langkas. Langkah ini merupakan bentuk respon PMI Kabupaten Manggarai dalam mengantisipasi potensi penyebaran penyakit menular yang kerap timbul di lokasi pengungsian, seperti malaria, demam berdarah (DBD), serta infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Berdasarkan pemantauan di lapangan, situasi tenda darurat di kedua dusun tersebut dihuni oleh banyak kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus, mulai dari bayi, balita, anak-anak, ibu hamil, hingga warga lanjut usia (lansia). Kondisi lingkungan yang minim sarana pendukung sempat memicu timbulnya potensi risiko kesehatan baru, salah satunya akibat penggunaan obat nyamuk bakar oleh warga untuk menghalau gigitan serangga di malam hari.

Tim Promkes PMI menilai bahwa asap dari obat nyamuk bakar di dalam tenda yang tertutup dapat memperburuk kualitas udara dan memicu gangguan pernapasan bagi para pengungsi. Karena itu, PMI menghadirkan solusi berupa pembagian kelambu medis yang lebih aman digunakan, sekaligus memberikan edukasi tata cara penggunaan obat nyamuk yang ramah lingkungan dan teknik pemasangan kelambu yang benar.

Aksi tanggap darurat ini dipimpin langsung oleh dua utusan PMI Pusat, Agung Cahyoko dan Parwaty Mulya Annisa, dengan dukungan penuh dari dua anggota Korp Sukarela (KSR) PMI Kabupaten Manggarai. Selain fokus pada masalah proteksi diri dari nyamuk, tim juga merespon kurangnya penanganan sampah di sekitar lokasi pengungsian. Untuk mencegah penumpukan sampah yang dapat menjadi sarang penyakit, PMI membagikan kantong plastik penampung sampah dan menyediakan fasilitas cuci tangan darurat bagi para warga.

Dalam keterangannya, relawan PMI Kabupaten Manggarai, Rikardus Atu, menjelaskan bahwa proses penyaluran bantuan berpedoman pada hasil kaji cepat tim assessment. Bantuan logistik yang disalurkan meliputi masing-masing 100 unit kelambu, selimut, dan tas siaga. Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan 772 kepala keluarga (KK) atau sekitar 100 jiwa yang terdata di lokasi pengungsian terpusat, sementara sisanya didistribusikan kepada warga yang mengungsi secara mandiri di sekitar desa.

"Ada tiga jenis bantuan yang didistribusikan yaitu kelambu, selimut, dan tas siaga dengan jumlah masing-masing sebanyak seratus, dan dibagikan kepada 772 kepala keluarga (KK) dengan total jumlah jiwa sebanyak 100 jiwa, sisanya dibagikan di masyarakat yang mengungsi mandiri," kata Ricky.

Ricky juga memaparkan keberadaan warga berkebutuhan khusus dan penderita penyakit kronis di area pengungsian yang memerlukan penanganan ekstra. Dari pendataan rinci di dua lokasi, ditemukan tujuh warga penyandang disabilitas dan tiga warga yang mengidap penyakit kronis.

"Kami menemukan juga ada kelompok rentan di tenda yaitu di Dusun Piso ada satu orang disabilitas dan satu orang sakit kronis, sedangkan di Dusun Langkas ada enam orang disabilitas dan dua orang kronis," paparnya.

Sementara itu, utusan PMI Pusat, Agung Cahyoko, menekankan bahwa kehadiran kelompok rentan di Dusun Langkas dan Dusun Piso menjadikan layanan promosi kesehatan dan perbaikan sanitasi sebagai prioritas utama aksi kemanusiaan ini.

"Beberapa temuan kita saat memberikan layanan adalah banyak warga yang masih menggunakan obat nyamuk bakar dan minimnya wadah penampung sampah, sehingga solusi yang kita ambil adalah sembari mengedukasi kita juga membagikan kelambu dan plastik sampah," ujar Agung.

Pelaksanaan promkes dan pendorongan logistik ini juga melibatkan kader lokal, yakni tiga anggota Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) Desa Parlando. Komandan Sibat Desa Parlando, Viviani Astri, mengonfirmasi bahwa edukasi penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta pembagian kelambu di Dusun Piso dan Dusun Langkas berjalan lancar.

"Layanan promkes dan pembagian kelambu berlangsung di dua titik yaitu Dusun Piso dan Dusun Langkas. Dua orang Korp Sukarela PMI Kabupaten Manggarai dan tiga orang Sibat Desa Para Lando memberikan bantuan kelambu yang bertujuan untuk mencegah adanya penyakit malaria dan demam berdarah," ungkap Viviani.

Viviani menambahkan, sebelum barang bantuan diserahkan, warga terlebih dahulu mendapatkan penjelasan lengkap mengenai manfaat kelambu untuk mencegah penularan penyakit berbasis vektor serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pengungsian.

"Sebelum mendistribusi bantuan ada juga edukasi terkait cara pemasangan dan manfaat kelambu dari malaria, penggunaan obat nyamuk yang aman yang langsung difasilitasi oleh dua orang utusan PMI Pusat dan dua orang KSR dari PMI Kabupaten Manggarai," imbuhnya.

Kehadiran bantuan serta penyuluhan dari PMI disambut baik oleh masyarakat terdampak gempa. Ketua RT 005 Dusun Langkas, Zaenal Abidin, mengutarakan rasa terima kasihnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan PMI Kabupaten Manggarai di tengah kondisi trauma yang masih dialami warga.

"Sebelumnya kami tidur hanya mengandalkan obat nyamuk bakar untuk menghindari gigitan nyamuk, terima kasih untuk PMI karena sudah memperhatikan kebutuhan kami," kata Zaenal.

Mewakili warga setempat, Zaenal berharap bantuan serupa juga dapat disalurkan oleh pemangku kepentingan serta lembaga kemanusiaan lainnya agar seluruh kebutuhan pengungsi di wilayah Manggarai dapat terpenuhi secara merata hingga situasi kembali pulih.

"Harapan saya semoga bukan hanya PMI saja yang prihatin dengan kebutuhan masyarakat Manggarai, mungkin ada dari lembaga-lembaga lain juga yang memberikan layanan serupa sehingga semua masyarakat terhindar dari ancaman penyakit, dan semoga bencana ini cepat berlalu," pungkasnya.

Melalui penyaluran bantuan dan pendampingan kesehatan ini, PMI Kabupaten Manggarai berkomitmen untuk terus siaga berada di tengah masyarakat guna memberikan pelayanan kemanusiaan secara berkelanjutan di wilayah-wilayah terdampak bencana.

Penulis: Edho
Editor: Redaksi
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Pengungsi Desa Parlando Terima Bantuan Kelambu dan Layanan Promkes PMI
  • Pengungsi Desa Parlando Terima Bantuan Kelambu dan Layanan Promkes PMI
  • Pengungsi Desa Parlando Terima Bantuan Kelambu dan Layanan Promkes PMI
  • Pengungsi Desa Parlando Terima Bantuan Kelambu dan Layanan Promkes PMI
  • Pengungsi Desa Parlando Terima Bantuan Kelambu dan Layanan Promkes PMI
  • Pengungsi Desa Parlando Terima Bantuan Kelambu dan Layanan Promkes PMI

Posting Komentar