PMI Nagekeo Salurkan 15.000 Liter Air Bersih, Bantu Warga Kaburea Pascagempa Flores 7,7
LINTAS86.com, NAGEKEO – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Nagekeo terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak pascagempa Flores berkekuatan magnitudo 7,7. Salah satu bentuk pelayanan kemanusiaan yang dilakukan adalah menyalurkan air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga.
Pada 11 September 2026, PMI Nagekeo mendistribusikan sebanyak 15.000 liter air bersih kepada warga Dusun Kaburea, Desa Tendakinde, Kecamatan Wolowawe, Kabupaten Nagekeo.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama menjalani masa pemulihan pascagempa. Air yang disalurkan digunakan warga untuk berbagai keperluan, terutama mandi, cuci, kakus (MCK), memasak, serta kebutuhan rumah tangga lainnya.
Ketersediaan air bersih memiliki peran penting bagi aktivitas sehari-hari masyarakat. Karena itu, pelayanan yang dilakukan PMI Nagekeo diharapkan dapat membantu mengurangi beban warga yang masih menghadapi kondisi pascagempa.
Hingga saat ini, penyaluran air bersih masih terus dilakukan sebagai bagian dari respons kemanusiaan PMI terhadap masyarakat terdampak.
Warga Kaburea Rasakan Manfaat Bantuan PMI
Manfaat penyaluran air bersih tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat Dusun Kaburea.
Salah seorang warga, Surrianto, mengatakan bantuan PMI sangat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Air yang diterima tidak hanya digunakan untuk MCK, tetapi juga untuk memasak dan kebutuhan lain di rumah.
“Bantuan air bersih dari PMI sangat membantu masyarakat. Air ini kami gunakan untuk MCK, memasak, dan kebutuhan sehari-hari. Kami berterima kasih kepada PMI yang terus membantu masyarakat,” ujar Surrianto.
Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan bagi masyarakat yang sedang menjalani masa pemulihan. Di tengah situasi pascagempa, pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih menjadi bagian penting agar aktivitas rumah tangga masyarakat dapat terus berlangsung.
Penyaluran air bersih juga memperlihatkan pentingnya kepedulian dan pelayanan kemanusiaan untuk membantu warga yang sedang menghadapi dampak bencana.
PMI Nagekeo Akan Terus Layani Masyarakat
Ketua PMI Kabupaten Nagekeo, Kristianus Pantaleon Jogo, menegaskan bahwa PMI akan terus memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak gempa, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan air bersih.
“PMI akan terus membantu masyarakat terdampak gempa, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Selama masih dibutuhkan, kami akan berupaya memberikan pelayanan sesuai kondisi di lapangan,” kata Kristianus Pantaleon Jogo.
Selain menyalurkan bantuan, PMI Nagekeo terus memantau kebutuhan masyarakat. Pemantauan diperlukan agar pelayanan kemanusiaan dapat disesuaikan dengan kondisi yang dihadapi warga serta bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.
Penyaluran 15.000 liter air bersih untuk warga Kaburea pun diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.
Kehadiran pelayanan kemanusiaan menjadi penting karena pemulihan setelah bencana tidak hanya berhubungan dengan kondisi lingkungan, tetapi juga dengan kemampuan masyarakat untuk kembali menjalankan kehidupan sehari-hari.
Bagi warga Dusun Kaburea, pasokan air bersih dari PMI membantu mereka memenuhi salah satu kebutuhan yang paling mendasar. Sementara bagi PMI Nagekeo, pelayanan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk tetap hadir mendampingi masyarakat selama bantuan masih dibutuhkan.
PMI Nagekeo menyatakan pelayanan akan terus diupayakan dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan. Pemantauan terhadap kebutuhan warga juga tetap dilakukan sehingga dukungan yang diberikan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Penulis: Wilhelmina Wuda
Editor: Redaksi
Posting Komentar