Prabowo Hadiri Resepsi 100 Tahun Gontor, Resmikan Fasilitas Pendidikan dan Serukan Dukungan untuk Palestina
LINTAS86.com, PONOROGO – Presiden Prabowo Subianto menghadiri puncak Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Dalam kunjungan kerja tersebut, Presiden meresmikan sejumlah fasilitas pendidikan dan menyampaikan dukungan bagi Palestina di hadapan ribuan santri serta tamu undangan.
Salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah peresmian renovasi Aula Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) dan Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Peresmian dilakukan melalui penandatanganan prasasti sebagai bagian dari pengembangan fasilitas pendidikan di lingkungan pondok pesantren tersebut.
Dalam sambutannya, Presiden menyapa sejumlah duta besar negara sahabat yang hadir. Saat menyebut nama Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattari, Presiden meneriakkan "Free Palestine" sebanyak tiga kali. Seruan tersebut langsung mendapat sambutan meriah dari para santri dan tamu undangan yang memenuhi lokasi acara.
Momen tersebut berlanjut ketika Abdulfattah A.K. Al-Sattari naik ke panggung dan mengalungkan keffiyeh kepada Presiden sebagai bentuk penghormatan. Keduanya kemudian berpelukan di hadapan para peserta acara.
Presiden juga menyampaikan pesan kebangsaan kepada para santri dan generasi muda. Ia mengajak seluruh hadirin untuk belajar dari sejarah serta membangun Indonesia menjadi bangsa yang kuat.
"Kita harus belajar dari kelemahan-kelemahan kita sendiri dan bertekad jangan sekali-kali kita akan dijajah kembali oleh siapa pun," ujar Presiden saat memberikan sambutan.
Menurut Presiden, pendidikan memiliki peran penting dalam membangun bangsa yang mandiri dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Ia juga menegaskan bahwa bangsa yang kuat akan lebih mampu membantu masyarakat yang mengalami penindasan di berbagai belahan dunia.
Pada kesempatan tersebut, Presiden menerima sejumlah cenderamata dari keluarga besar Gontor, di antaranya buku satu abad Gontor dan mushaf Al-Qur'an yang ditulis oleh santri dan guru Pondok Modern Darussalam Gontor.
Puncak peringatan satu abad Gontor turut dihadiri pimpinan kementerian, tokoh organisasi masyarakat Islam, para ulama, akademisi, serta sejumlah duta besar negara sahabat. Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib dengan pengamanan yang ketat hingga kunjungan kerja Presiden selesai dilaksanakan.

Posting Komentar