Sujud Syukur 100 Tahun Gontor, Alumni dari Penjuru Dunia Padati Pondok
Momentum satu abad Gontor tersebut menjadi ajang silaturahmi akbar yang mempertemukan alumni lintas generasi, mulai dari alumnus berusia 80-an tahun hingga generasi muda yang masih berusia belasan tahun. Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara dengan semangat yang sama, yakni kembali ke almamater yang telah membentuk perjalanan hidup mereka.
Ketua Panitia Reuni Peringatan 100 Tahun Gontor, Dr. Riza Azhari, M.Pd., mengatakan puluhan ribu alumni mulai memadati kawasan pondok sejak Jumat sore untuk mengikuti agenda utama yang telah disiapkan panitia.
“Puluhan ribu alumni Gontor sudah memadati pondok untuk mengikuti acara dari sore ini, yaitu khataman Al-Qur'an dan sujud syukur,” ujar Dr. Riza Azhari saat diwawancarai awak media di Pondok Modern Darussalam Gontor.
Menurutnya, antusiasme para alumni didorong oleh rasa rindu dan kecintaan yang mendalam terhadap pondok yang telah menjadi bagian penting dalam kehidupan mereka.
“Mereka antusias karena kangen kepada pondok tercintanya; mereka pulang kampung kepada ‘ibunya’. Ini artinya mereka sangat sayang kepada pondoknya,” imbuhnya.
Para alumni yang hadir berasal dari berbagai latar belakang, profesi, dan marhalah. Perjumpaan lintas generasi tersebut menjadi salah satu pemandangan istimewa dalam peringatan satu abad berdirinya Gontor.
Tidak sedikit alumni yang menempuh perjalanan panjang untuk hadir langsung di pondok. Mereka datang dengan berbagai moda transportasi, mulai dari berjalan kaki, berlari, bersepeda, menggunakan kendaraan bermotor, touring, hingga menempuh perjalanan dengan kapal laut dan pesawat terbang.
“Mereka datang dari berbagai penjuru dunia, lintas marhalah, dari yang berumur 80-an sampai yang berumur belasan tahun. Ada yang datang berupa berjalan kaki, lari, naik sepeda, bermotor, touring, hingga menggunakan kapal dan pesawat,” tutur Dr. Riza.
Kehadiran puluhan ribu alumni tersebut, lanjutnya, menjadi bukti kuat bahwa nilai ukhuwah Islamiyah yang ditanamkan selama pendidikan di Gontor tetap hidup dan diamalkan para alumninya di tengah masyarakat.
“Ini membuktikan bahwa hasil pendidikan Gontor mengenai ukhuwah islamiyah terbukti dan digunakan secara efektif oleh para alumninya,” terangnya.
Sujud syukur yang digelar pada momentum 100 Tahun Gontor menjadi ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang lembaga pendidikan Islam tersebut dalam membina dan mendidik generasi umat selama satu abad.
Rangkaian Peringatan 100 Tahun Gontor selanjutnya akan dilanjutkan dengan agenda utama yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu (19/9/2026), sebelum seluruh kegiatan ditutup pada Ahad (20/9/2026).
Posting Komentar