Tembus 472.500 Liter, Modifikasi Truk Engkel Sukses Gempur Kekeringan di Medan Sempit Lumajang
LINTAS86.com, LUMAJANG — Penanganan krisis kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Lumajang terus dipacu secara intensif oleh tim gabungan di lapangan. Operasi taktis ini dilakukan agar kebutuhan logistik paling mendasar bagi warga tidak mengalami kekosongan. Pada Rabu, 23 September 2026 kemarin, operasi kemanusiaan skala penuh dilaksanakan sejak pagi hingga menjelang petang, tepatnya dari pukul 08.00 s/d 17.00 WIB, guna menyalurkan pasokan air bersih langsung ke permukiman masyarakat yang mengalami krisis.
Dalam operasi taktis kali ini, pergerakan di lapangan didukung oleh kesiapan sarana transportasi khusus yang dirancang untuk menembus jalur pedesaan. Armada yang dikerahkan adalah satu unit Truck Engkel bernomor polisi N 9336 YC. Untuk memaksimalkan volume angkut dalam satu kali jalan, truk tersebut dimodifikasi dengan membawa kombinasi tangki penampung, yang terdiri dari 1 tandon berkapasitas 2.400 liter dan 2 tandon berkapasitas masing-masing 550 liter air bersih. Sistem ini efektif menjaga ritme penyaluran di medan yang sempit.
Sekretaris PMI Kabupaten Lumajang, Nurhadi Santoso, SP, menjelaskan bahwa langkah cepat ini merupakan wujud nyata keterlibatan aktif dalam merespons status kedaruratan daerah. Kesiapan armada dan validasi data menjadi kunci utama kelancaran distribusi logistik ini.
"Sejak diterbitkannya Surat Keputusan (SK) mengenai Tanggap Darurat Bencana Kekeringan di Kabupaten Lumajang, kami langsung tancap gas mengerahkan armada truk tangki secara terjadwal. Operasi ini berjalan dinamis dengan verifikasi berlapis di lapangan agar pembagian air jernih merata dan tidak ada wilayah yang terlewat," jelas Nurhadi Santoso memaparkan manajemen operasional timnya.
Hasil verifikasi data menunjukkan bahwa operasi tersebut berhasil menuntaskan penyaluran air bersih di Dusun Ngesong, Desa Barat, Kecamatan Padang melalui skema 5 trip perjalanan dengan volume harian 17.500 liter yang disebar ke 7 titik masyarakat. Tercatat sebanyak 162 KK atau setara dengan 560 jiwa yang terdiri atas 257 warga laki-laki dan 303 warga perempuan langsung memanfaatkan bantuan tersebut.
Secara kumulatif, total pasokan air yang mengalir ke Dusun Ngesong Desa Barat hingga saat ini telah menyentuh angka 346.500 liter. Sementara itu, tim operasional lapangan juga membagi fokus penanganan ke wilayah Kecamatan Gucialit. Di Dusun Wonoasih dan Dusun Wonosari Desa Wonokerto, volume air bersih yang sudah terdistribusi tercatat sebanyak 126.000 liter. Jika seluruh data penyaluran dari kedua kecamatan tersebut digabungkan, maka total pasokan air bersih yang telah digelontorkan bagi warga Lumajang hingga hari ini mencapai 472.500 liter tanpa adanya kendala lapangan yang berarti.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi

Posting Komentar