Warga Desa Barat Terima 171.500 Liter Air
LINTAS86.com, LUMAJANG — Sebanyak 560 warga yang terbagi dalam 162 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Ngesong, Desa Barat, Kecamatan Padang, kembali menerima pasokan air bersih dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lumajang pada Senin (31/8/2026). Langkah penanganan darurat kekeringan ini ditujukan untuk menopang kebutuhan harian warga yang kesulitan memperoleh air baku bersih di pemukiman mereka.
Dalam aksi tanggap darurat yang berlangsung dari jam 07.00 WIB sampai 17.00 WIB tersebut, armada truk engkel bernomor polisi N 9336 YC dikerahkan mengangkut tandon air berkapasitas total 3.500 liter. Sebanyak 5 trip pengiriman dilakukan sepanjang hari untuk membagi 17.500 liter air ke 7 titik distribusi strategis di wilayah RT/RW 35/08, 36/08, 37/09, 38/09, 39/09, 40/09, dan 41/09 Desa Barat.
Penerima manfaat bantuan air bersih ini didominasi oleh kelompok rentan, dengan rincian penerima sebanyak 303 jiwa perempuan dan 257 jiwa laki-laki. Kehadiran truk air PMI disambut antusias oleh warga yang telah mengantre menggunakan galon, ember, dan tandon penampungan rumah tangga.
Kepala Markas PMI Kabupaten Lumajang, Nurhadi Santoso, menegaskan komitmen lembaganya dalam mengawal penyaluran air bersih hingga kondisi krisis air di wilayah terdampak kembali normal.
"Layanan distribusi bantuan air bersih di Kecamatan Padang merupakan bagian dari rangkaian aksi respons cepat PMI. Mulai dari tanggal 11 Agustus 2026 hingga tanggal 31 Agustus 2026 hari ini, total jumlah air yang didistribusikan oleh PMI Kabupaten Lumajang kepada masyarakat secara keseluruhan telah mencapai 171.500 liter," tegas Nurhadi Santoso.
Penyaluran air bersih secara berkala ini menjadi jaring pengaman sosial penting agar masyarakat di kawasan rawan kekeringan tidak mengonsumsi air yang tidak memenuhi syarat kesehatan. PMI Kabupaten Lumajang menegaskan akan terus mengoperasikan armada truk tangki air untuk menyisir kawasan-kawasan desa lain yang membutuhkan pasokan air bersih darurat selama musim kemarau berlangsung.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi
Posting Komentar