80 Warga Terdampak Gempa di Dhawe Terima 30 Dignity Kit, 18 di Antaranya Lansia
LINTAS86.com, NAGEKEO – Sebanyak 30 paket Dignity Kit didistribusikan kepada masyarakat terdampak gempa di RT 03, Kelurahan Dhawe, Kabupaten Nagekeo, Rabu (30/9/2026). Sebanyak 25 kepala keluarga dengan total 80 jiwa tercatat menerima manfaat dari pelayanan tersebut.
Distribusi dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Nagekeo sebagai bagian dari respons terhadap kebutuhan masyarakat setelah gempa.
Data penerima menunjukkan 80 warga tersebut terdiri atas 36 laki-laki dan 44 perempuan.
Di antara keseluruhan penerima manfaat terdapat pula kelompok yang membutuhkan perhatian khusus dalam kondisi bencana, yakni 18 lansia, tiga penyandang disabilitas, serta tiga ibu menyusui.
Dignity Kit merupakan perlengkapan yang digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan personal masyarakat terdampak.
Kebutuhan tersebut menjadi perhatian karena bencana dapat memengaruhi akses warga terhadap berbagai barang yang sebelumnya tersedia dan digunakan secara rutin dalam kehidupan sehari-hari.
Perubahan kondisi tempat tinggal dan penggunaan fasilitas bersama juga dapat memunculkan kebutuhan terhadap perlengkapan personal, terutama terkait kebersihan, perawatan diri, kenyamanan dan privasi.
Salah satu benda yang disebut terdapat di dalam Dignity Kit adalah peluit. Alat tersebut dapat digunakan penerima untuk memberikan tanda atau meminta bantuan apabila menghadapi kondisi darurat.
Distribusi Dignity Kit juga dibarengi dengan penyaluran sejumlah barang lainnya.
Berdasarkan data kegiatan, bantuan tambahan terdiri atas 25 ember, 15 gamis, 10 senter, 10 radio, 15 jersey, dan 15 sarung.
Jenis barang yang berbeda tersebut berkaitan dengan kebutuhan masyarakat yang juga beragam dalam situasi pascabencana.
Ember, misalnya, merupakan barang rumah tangga yang memiliki fungsi berbeda dengan senter sebagai sarana penerangan. Radio berbeda fungsi dengan pakaian maupun perlengkapan kebutuhan personal.
Karena itu, distribusi di Kelurahan Dhawe tidak terfokus pada satu jenis bantuan.
18 lansia masuk kelompok penerima
Data penerima manfaat menjadi salah satu bagian penting dari pelayanan di Dhawe.
Dari total 80 orang yang menerima manfaat, jumlah lansia mencapai 18 orang. Selain itu terdapat tiga orang penyandang disabilitas dan tiga ibu menyusui.
Informasi tersebut memperjelas kondisi demografis warga yang dilayani.
Dalam pelaksanaan respons bencana, mengetahui jumlah serta kondisi penerima diperlukan untuk menggambarkan siapa saja yang memperoleh pelayanan dan kebutuhan yang dihadapi di lapangan.
Data pada kegiatan 30 September menunjukkan jumlah perempuan penerima manfaat lebih banyak dibandingkan laki-laki, yakni 44 berbanding 36 orang.
Sementara apabila dihitung berdasarkan keluarga, sebanyak 25 kepala keluarga tercatat sebagai penerima manfaat 30 paket Dignity Kit tersebut.
Jumlah paket dengan jumlah kepala keluarga memang berbeda. Berdasarkan bahan kegiatan yang tersedia, tercatat 30 paket didistribusikan kepada masyarakat dengan penerima manfaat sebanyak 25 kepala keluarga atau 80 jiwa. Tidak terdapat keterangan tambahan dalam bahan mengenai pembagian lima paket lainnya, sehingga informasi tersebut tidak diasumsikan lebih lanjut.
Transparansi angka menjadi penting agar informasi mengenai distribusi bantuan tidak menimbulkan tafsir yang tidak didukung catatan kegiatan.
Secara keseluruhan, pelayanan di Dhawe menunjukkan bahwa respons pascagempa mencakup kebutuhan yang luas.
Selain kebutuhan utama untuk mempertahankan kehidupan warga, terdapat kebutuhan personal, rumah tangga, penerangan, akses informasi, serta pakaian.
Dignity Kit menempati salah satu bagian dari pelayanan tersebut karena berkaitan dengan kebersihan, perawatan diri, rasa aman dan privasi penerima manfaat.
Bagi warga yang akses terhadap perlengkapan pribadinya terganggu akibat bencana, dukungan tersebut dapat membantu memenuhi kembali kebutuhan sehari-hari.
Distribusi pada 30 September sekaligus memperlihatkan pentingnya data penerima dalam penyaluran bantuan.
Angka 30 paket tidak berdiri sendiri. Di baliknya terdapat 25 keluarga dan 80 orang dengan kondisi beragam, termasuk warga lansia, penyandang disabilitas serta ibu menyusui.
Informasi itulah yang memberikan gambaran lebih utuh mengenai cakupan distribusi bantuan pascagempa di Kelurahan Dhawe.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi
Posting Komentar