Pasca Kebakaran Satar Peot Borong: PMI Salurkan Selimut, Matras, Hingga Terpal



LINTAS86.com, MANGGARAI TIMUR – Peristiwa rumah Wilibaldus di Satar Peot terbakar hingga ludes terjadi pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul tengah malam. Musibah kebakaran berskala besar ini melumat bangunan fisik yang terletak di RT 07, RW 02, Kelurahan Satar Peot, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Informasi dari lokasi kejadian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun seluruh harta benda milik keluarga korban dipastikan habis menjadi abu.
Pihak redaksi melakukan verifikasi data materiil mengenai dampak kerugian riil yang dialami oleh korban di lapangan. Berdasarkan hasil pendataan resmi, seluruh perabotan rumah tangga, pakaian harian, serta uang tunai tabungan senilai Rp20 juta milik keluarga ludes terbakar tanpa sisa. Keadaan darurat ini terjadi dalam waktu singkat karena konstruksi bangunan dan material di dalam rumah yang mudah terbakar membuat kobaran api meluas dengan cepat sebelum armada pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Laporan dari tim sukarelawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Manggarai Timur mengonfirmasi bahwa distribusi bantuan logistik tahap awal telah sukses dirampungkan pada hari yang sama. Bantuan darurat dikirimkan melalui Kepala Markas PMI Manggarai Timur, Alfred Tuname, guna mengamankan kebutuhan sandang dan pangan darurat jemaah korban bencana. Langkah verifikasi data jemaah dilakukan terlebih dahulu agar bantuan berupa kain sarung, terpal, pakaian, dan matras tidur dapat tersalurkan secara tepat sasaran.
Data rincian barang bantuan yang diserahkan ke lokasi pengungsian sementara meliputi satu buah matras tidur, dua lembar selimut hangat, terpal logistik Palang Merah, kelambu anti-nyamuk, serta beberapa paket pakaian layak pakai untuk orang dewasa dan anak-anak. Selain itu, diverifikasi pula adanya bantuan logistik tambahan berupa paket dignity kit untuk perempuan, peralatan dapur umum (kitchen kit), serta beberapa buku pelajaran sekolah untuk anak korban yang masih menempuh pendidikan di bangku Sekolah Dasar (SD).
Wilibaldus Gunawan selaku kepala keluarga menyampaikan data kebutuhan mendesak yang saat ini sangat dinantikan oleh keluarganya di tempat penampungan. Menurut verifikasi lisan korban, pakaian harian dan kelengkapan baju seragam sekolah anak-anak menjadi hal yang paling utama karena seluruh pakaian mereka sudah habis dilumat api saat peristiwa kebakaran terjadi.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada PMI Manggarai Timur yang sudah membantu kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami, terutama setelah rumah dan barang-barang kami terbakar. Yang paling penting itu anak sekolah, baju anak sekolah,” kata Wilibaldus kepada awak media.
Ketertiban jalannya penyerahan logistik ini mendapatkan pengawasan dari pengurus RT setempat. Pihak PMI Manggarai Timur memastikan akan terus memverifikasi pergerakan bantuan dari lembaga sosial kemanusiaan lainnya agar proses rekonstruksi rumah tinggal keluarga Wilibaldus dapat segera berjalan. Peristiwa kelapangan ini menegaskan bahwa validitas data kebutuhan korban menjadi kunci utama dalam mempercepat penyaluran logistik kebencanaan di wilayah Kabupaten Manggarai Timur.
Penulis: Zabidi 
Editor: Redaksi
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Pasca Kebakaran Satar Peot Borong: PMI Salurkan Selimut, Matras, Hingga Terpal
  • Pasca Kebakaran Satar Peot Borong: PMI Salurkan Selimut, Matras, Hingga Terpal
  • Pasca Kebakaran Satar Peot Borong: PMI Salurkan Selimut, Matras, Hingga Terpal
  • Pasca Kebakaran Satar Peot Borong: PMI Salurkan Selimut, Matras, Hingga Terpal
  • Pasca Kebakaran Satar Peot Borong: PMI Salurkan Selimut, Matras, Hingga Terpal
  • Pasca Kebakaran Satar Peot Borong: PMI Salurkan Selimut, Matras, Hingga Terpal

Posting Komentar