Relawan Gempa Flores Dapat Pendampingan Psikososial dari PMI

LINTAS86.com, MANGARAI - Relawan gempa Flores yang bertugas dalam operasi kemanusiaan PMI mendapatkan layanan dukungan psikososial dari PMI Pusat selama 12–24 Oktober 2026.
Program tersebut dilaksanakan di tujuh kabupaten di Nusa Tenggara Timur, yakni Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Nagekeo, Ngada, Ende, dan Sikka.
Untuk wilayah Manggarai Raya, layanan difasilitasi oleh Yuli Arinta Dewi, S.P., S.Psi., M.Si., relawan PMI Jawa Tengah sekaligus dosen Fakultas Psikologi UNISSULA Semarang bersama Noviyanti dari PMI Jakarta Timur.
Rangkaian kegiatan diawali dengan koordinasi bersama Kepala Markas PMI Manggarai dan Koordinator Lapangan PMI Provinsi NTT pada 12 Oktober 2026.
Pada 13 Oktober, sesi dukungan kelompok diberikan kepada relawan SIBAT di Desa Lemarang dan Desa Para Lando.
Kegiatan kemudian berlanjut kepada relawan WASH di Camp WASH PMI Desa Bajak pada 14 Oktober.
Selanjutnya, layanan diberikan kepada staf dan relawan PMI Kabupaten Manggarai pada 15 Oktober, Kabupaten Manggarai Timur pada 17 Oktober, dan Kabupaten Manggarai Barat pada 19 Oktober 2026.
Dalam sesi tersebut, peserta berbagi pengalaman mengenai berbagai tantangan selama menjalankan tugas kemanusiaan, termasuk kelelahan, keterbatasan sumber daya, serta tingginya kebutuhan masyarakat terdampak gempa.
Selain diskusi kelompok, fasilitator memberikan psikoedukasi terkait pengelolaan stres, pentingnya istirahat, komunikasi suportif, dan penguatan dukungan sosial.
"Dukungan kelompok menjadi ruang untuk saling mendengarkan, memperkuat hubungan antarrekan, dan mengenali kebutuhan dukungan lanjutan."
Pada 19 Oktober 2026, tim fasilitator juga melakukan diskusi dengan Pengurus PMI Kabupaten Manggarai Barat.
Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa dukungan psikososial perlu diberikan tidak hanya setelah penugasan berakhir, tetapi juga selama masa tanggap darurat berlangsung.
Menurut PMI, pendekatan tersebut memungkinkan organisasi mengenali kebutuhan relawan lebih cepat, termasuk kebutuhan istirahat, penyesuaian beban kerja, penguatan koordinasi, maupun dukungan lanjutan.
Program ini menjadi bagian dari upaya PMI menjaga kesejahteraan staf dan relawan agar tetap mampu menjalankan pelayanan kemanusiaan secara optimal selama respons Gempa Flores berlangsung.
Penulis: Edho
Editor: Redaksi
Posting Komentar