Ratusan Peserta Ikut Seminar Kesehatan PMI di Kampus Unair
LINTAS86.com, SURABAYA - Seminar PMI Surabaya bertajuk Beyond the Gut: The Hidden Connection Between Hormones & Food digelar di Auditorium Maleo Kampus B Universitas Airlangga, Surabaya, Senin (19/10/2026). Kegiatan yang diselenggarakan PMI Kota Surabaya bersama Yayasan Amway Peduli tersebut diikuti mahasiswa, anggota Korps Sukarela (KSR), serta masyarakat umum.
Seminar ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan pencernaan sejak dini sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Selain penyampaian materi edukatif, panitia juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh peserta.
Sejak pagi, peserta mulai memadati auditorium untuk mengikuti rangkaian kegiatan. Antusiasme terlihat dari tingginya partisipasi peserta dalam sesi diskusi maupun layanan pemeriksaan kesehatan yang disediakan panitia.
Edukasi Kesehatan untuk Generasi Muda
Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan dan Relawan PMI Kota Surabaya, Rahmat Hidayat, mengatakan bahwa edukasi kesehatan masih diperlukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup sehat.
Menurutnya, banyak masyarakat yang baru mulai memperhatikan kesehatan setelah mengalami gangguan kesehatan tertentu atau memasuki usia lanjut.
"Banyak orang baru menyadari kesalahan pola makan dan gaya hidupnya ketika sudah berusia lanjut karena kurangnya edukasi berkelanjutan. Padahal, sistem pencernaan ibarat 'otak kedua' manusia. Jika pencernaan terganggu, pola pikir, emosi, hingga kesehatan organ lainnya ikut terganggu. Melalui seminar ini, kita berharap generasi muda dapat memperoleh pemahaman awal dan menyebarkan ilmu yang bermanfaat ini kepada masyarakat," ujar Rahmat.
Ia menambahkan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menyebarkan pengetahuan kesehatan kepada lingkungan sekitar, baik di kampus, keluarga, maupun komunitas tempat mereka beraktivitas.
Karena itu, PMI Kota Surabaya terus mendorong berbagai program edukasi yang tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga pada peningkatan literasi kesehatan masyarakat.
Hadirkan Tiga Narasumber
Seminar menghadirkan sejumlah pembicara yang membahas kesehatan dari berbagai sudut pandang.
Ketua Yayasan Amway Peduli, Riana Nurwulan, hadir sebagai keynote speaker yang menyampaikan pentingnya membangun kesadaran hidup sehat sebagai bagian dari investasi masa depan.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi dari Health & Wellness Enthusiast Vina Rosadia yang membagikan pengalaman mengenai perubahan gaya hidup sehat dan dampaknya terhadap kualitas hidup.
Sementara itu, dr. Dendy Dwi Kurniaputra, Sp.O.G., M.Ked.Klin., memberikan pemaparan mengenai hubungan antara pola makan, kesehatan pencernaan, keseimbangan hormon, dan kesehatan reproduksi.
Materi yang disampaikan mendapat perhatian peserta karena membahas isu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, termasuk bagaimana kebiasaan makan dapat memengaruhi kondisi tubuh dalam jangka panjang.
Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Selain seminar, PMI Kota Surabaya dan Yayasan Amway Peduli juga menyediakan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis.
Layanan yang diberikan meliputi:
- Pemeriksaan tanda-tanda vital
- Pemeriksaan kadar gula darah
- Konsultasi kesehatan dengan dokter
- Edukasi kesehatan langsung kepada peserta
Program tersebut memungkinkan peserta memperoleh gambaran mengenai kondisi kesehatan dasar mereka.
Banyak peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai pola hidup sehat maupun kondisi kesehatan yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut.
Menurut panitia, layanan pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dari kegiatan karena memberikan manfaat langsung kepada peserta sekaligus mendorong kesadaran mengenai pentingnya deteksi dini.
PMI Surabaya Soroti Program Kemanusiaan
Dalam kesempatan yang sama, PMI Kota Surabaya juga menyampaikan perkembangan program kemanusiaan yang telah dilaksanakan bersama berbagai mitra.
Rahmat Hidayat mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara PMI Kota Surabaya dan Yayasan Amway Peduli dalam berbagai kegiatan sosial maupun kesehatan.
Kerja sama tersebut tidak hanya berfokus pada edukasi, tetapi juga mencakup dukungan terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan kemanusiaan.
PMI Kota Surabaya melaporkan bahwa pihaknya telah berhasil menggalang dana lebih dari Rp150 juta yang disalurkan untuk membantu korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk perlengkapan sekolah (school kit) dan perlengkapan bayi (baby kit) bagi masyarakat terdampak yang masih berada di lokasi pengungsian.
Program ini menjadi bagian dari upaya PMI untuk memastikan masyarakat terdampak bencana tetap memperoleh bantuan yang dibutuhkan, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan bayi.
Antusiasme Peserta Tinggi
Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak aktif mengikuti sesi demi sesi yang disampaikan para narasumber.
Sesi tanya jawab menjadi salah satu bagian yang paling diminati. Berbagai pertanyaan diajukan, mulai dari pola makan sehat, kesehatan reproduksi, hingga cara menjaga kesehatan pencernaan di tengah aktivitas yang padat.
Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap informasi kesehatan masih sangat tinggi, terutama di kalangan generasi muda yang mulai menyadari pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Bagi PMI Kota Surabaya, kegiatan ini menjadi salah satu langkah untuk memperluas jangkauan edukasi kesehatan kepada masyarakat sekaligus memperkuat peran relawan sebagai agen perubahan di bidang kesehatan.
Melalui seminar ini, peserta tidak hanya memperoleh informasi mengenai kesehatan pencernaan dan hormon, tetapi juga pemahaman bahwa menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab yang harus dimulai dari diri sendiri.
Dengan kombinasi edukasi, pemeriksaan kesehatan, dan kolaborasi kemanusiaan, PMI Kota Surabaya berharap semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk menerapkan gaya hidup sehat serta berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang memberi manfaat bagi sesama.
Penulis: Intan Mauludi Lestari
Editor: Redaksi

Posting Komentar