Siswa SMKN 2 Ponorogo Raih Juara 2 dan 3 Festival Tata Rias MEAFEST 2026

 

LINTAS86.com, MADIUN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMK Negeri 2 Ponorogo. Dalam ajang Festival Tata Rias Pelajar Mataraman yang menjadi bagian dari rangkaian Mataraman Economy & Art Festival (MEAFEST) 2026, sekolah tersebut berhasil meraih dua gelar juara sekaligus, yakni juara 2 dan juara 3.

Kompetisi yang digelar pada Sabtu (24/10/2026) di ruang pertemuan belakang Rumah Dinas Bakorwil I Madiun itu menjadi arena bagi pelajar SMA, SMK, dan MA untuk menunjukkan kemampuan terbaik di bidang tata rias.

SMKN 2 Ponorogo mengirimkan dua tim yang tampil mewakili kompetensi keahlian tata kecantikan. Kedua tim berhasil masuk jajaran pemenang setelah bersaing dengan peserta dari berbagai sekolah di wilayah Mataraman.

Tim pertama yang diperkuat Ayunda Evelina Nadya Fiantika dari kelas XII C1 dengan model Adhisa Tryanita Larasati kelas XI C1 berhasil meraih juara 2.

Sementara tim kedua yang terdiri atas Neshia Aulia Artinta kelas XII C2 bersama model Rizma Dwy Anindyta kelas XII C1 berhasil meraih juara 3.

Keberhasilan tersebut menjadi salah satu capaian penting bagi SMKN 2 Ponorogo dalam bidang kompetensi tata kecantikan sekaligus menambah daftar prestasi sekolah pada tahun 2026.

Ajang Kompetisi Pelajar Mataraman

Festival Tata Rias Pelajar Mataraman merupakan salah satu kegiatan yang masuk dalam agenda MEAFEST 2026.

Kegiatan tersebut dirancang sebagai wadah pengembangan keterampilan pelajar sekaligus sarana unjuk kemampuan di bidang seni, budaya, dan kreativitas.

Dalam kompetisi tata rias, peserta dituntut mampu menampilkan kemampuan teknis sekaligus kreativitas dalam menghasilkan karya terbaik.

Selain teknik pengaplikasian tata rias, peserta juga dituntut memahami keselarasan warna, karakter wajah model, ketepatan konsep, serta kemampuan menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu yang ditentukan.

Aspek-aspek tersebut menjadi bagian penting dalam penilaian dewan juri.

Karena itu, keberhasilan menjadi pemenang tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga oleh proses kerja yang dilakukan selama kompetisi berlangsung.

Persiapan Dilakukan Sebelum Lomba

Prestasi yang diraih siswa SMKN 2 Ponorogo merupakan hasil dari proses persiapan yang dilakukan sebelum kompetisi berlangsung.

Sekolah memberikan pendampingan kepada peserta agar mampu tampil maksimal.

Proses tersebut melibatkan dua guru pembimbing, yakni Irma Sicilia, S.Pd. dan Hanik Musyarofah, S.Pd.

Keduanya mendampingi siswa selama proses latihan dan persiapan menjelang perlombaan.

Pendampingan meliputi penguatan keterampilan teknis, pengembangan kreativitas, serta kesiapan peserta menghadapi kompetisi.

Selain kemampuan merias, peserta juga perlu mempersiapkan mental karena harus tampil di hadapan dewan juri dan peserta lain dari berbagai sekolah.

Guru pembimbing berperan penting untuk memastikan siswa dapat menampilkan hasil terbaik saat hari perlombaan.

Kompetensi Tata Rias di Sekolah Vokasi

Kompetensi tata kecantikan menjadi salah satu bidang keahlian yang memiliki prospek cukup besar dalam dunia kerja.

Industri kecantikan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan tata rias profesional.

Karena itu, sekolah vokasi memiliki peran penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang tersebut.

Melalui pembelajaran praktik yang dilakukan di sekolah, siswa tidak hanya mempelajari teknik dasar tata rias, tetapi juga berbagai keterampilan yang dibutuhkan industri.

Kompetisi seperti Festival Tata Rias Pelajar Mataraman menjadi media untuk mengukur sejauh mana kemampuan siswa berkembang.

Prestasi yang diraih dalam lomba menunjukkan bahwa keterampilan yang dipelajari di sekolah mampu diterapkan dan diakui dalam kompetisi tingkat regional.

Hal tersebut menjadi indikator positif bagi kualitas pembelajaran yang dijalankan sekolah.

Apresiasi Kepala Sekolah

Kepala SMKN 2 Ponorogo, Suryanto, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada siswa, model, dan guru pembimbing atas keberhasilan yang diraih.

Menurutnya, prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi seluruh warga sekolah.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMKN 2 Ponorogo. Kami mengapresiasi kerja keras siswa, model, serta guru pembimbing yang telah mempersiapkan diri dengan baik,” ujar Suryanto.

Ia mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses belajar dan latihan yang dilakukan secara serius.

Selain menjadi bentuk pengakuan terhadap kemampuan siswa, prestasi tersebut juga menunjukkan potensi besar kompetensi tata rias dalam dunia pendidikan vokasi.

“Capaian ini membuktikan bahwa kompetensi vokasi, khususnya bidang tata rias, memiliki peluang besar untuk berkembang dan berprestasi. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengasah keterampilan dan berani menunjukkan kemampuan terbaiknya,” lanjutnya.

Bagian dari Peringatan Hari Jadi Jawa Timur

MEAFEST 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.

Tahun ini festival mengusung tema “Jatim Unggul, Maju, Berkelanjutan.”

Kegiatan tersebut dibuka oleh Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, R. Heru Wahono Santoso, S.Sos., M.M.

Festival menghadirkan berbagai kompetisi pelajar yang mencakup bidang seni, budaya, dan kreativitas.

Selain tata rias, terdapat pula lomba melukis, tari, teater, dan band yang diikuti pelajar dari berbagai daerah.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berupaya memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan kreativitas mereka.

Ajang tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan potensi ekonomi kreatif yang berkembang di wilayah Mataraman.

Dampak Positif bagi Siswa

Keikutsertaan dalam kompetisi memberikan pengalaman penting bagi peserta didik.

Siswa tidak hanya memperoleh kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, tetapi juga belajar menghadapi persaingan dan meningkatkan rasa percaya diri.

Pengalaman tampil dalam lomba membantu peserta memahami standar kualitas yang dibutuhkan dalam dunia profesional.

Bagi siswa tata kecantikan, pengalaman berkompetisi juga dapat menjadi modal berharga ketika nantinya memasuki dunia kerja maupun membuka usaha secara mandiri.

Selain itu, prestasi yang diraih dapat menambah portofolio dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan.

Perkuat Reputasi Sekolah

Raihan juara 2 dan juara 3 dalam Festival Tata Rias Pelajar Mataraman menjadi prestasi yang memperkuat reputasi SMKN 2 Ponorogo sebagai sekolah vokasi yang aktif mengembangkan kompetensi peserta didik.

Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa keterampilan yang diajarkan di sekolah tidak hanya berhenti pada proses pembelajaran di ruang praktik, tetapi mampu menghasilkan prestasi nyata di tingkat regional.

Prestasi itu juga menjadi motivasi bagi kompetensi keahlian lain untuk terus mengembangkan kemampuan dan berpartisipasi dalam berbagai ajang kompetisi.

Dengan dukungan sekolah, guru, dan pengalaman berkompetisi yang terus bertambah, siswa diharapkan mampu mencapai prestasi yang lebih tinggi pada masa mendatang.

Penulis: Zabidi 

Editor: Redaksi

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Siswa SMKN 2 Ponorogo Raih Juara 2 dan 3 Festival Tata Rias MEAFEST 2026
  • Siswa SMKN 2 Ponorogo Raih Juara 2 dan 3 Festival Tata Rias MEAFEST 2026
  • Siswa SMKN 2 Ponorogo Raih Juara 2 dan 3 Festival Tata Rias MEAFEST 2026
  • Siswa SMKN 2 Ponorogo Raih Juara 2 dan 3 Festival Tata Rias MEAFEST 2026
  • Siswa SMKN 2 Ponorogo Raih Juara 2 dan 3 Festival Tata Rias MEAFEST 2026
  • Siswa SMKN 2 Ponorogo Raih Juara 2 dan 3 Festival Tata Rias MEAFEST 2026

Posting Komentar