Suplai PDAM Terganggu, Puskesmas Wonotirto Langsung Dipasok Air Bersih


LINTAS86.com, BLITAR — Sebuah peristiwa penurunan pasokan air bersih dilaporkan melanda fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah Blitar Selatan. Berdasarkan hasil verifikasi data di lapangan, Puskesmas Wonotirto menerima pengiriman darurat sebanyak 12.000 liter air bersih untuk menopang kebutuhan operasional medis pada Jum'at, 02 Oktober 2026.
Bantuan kedaruratan tersebut dikirimkan langsung menggunakan satu armada truk tangki penyuplai air bersih. Langkah taktis ini ditempuh segera setelah pihak manajemen Puskesmas Wonotirto mengirimkan surat permohonan resmi menyusul berkurangnya debit suplai air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dalam beberapa hari terakhir.
Gangguan teknis pada jaringan pipa distribusi utama PDAM ditengarai menjadi penyebab menyusutnya pasokan air menuju wilayah perbukitan Wonotirto. Dampaknya, volume cadangan air bersih di faskes pemerintah tersebut sempat menyentuh batas minimal untuk kebutuhan pelayanan harian.
Kepala Puskesmas Wonotirto, dr. Izacha Hatma Panganugraha, memberikan keterangan resmi mengenai kronologi terganggunya sistem utilitas air bersih yang berpotensi menghambat pelayanan poliklinik umum dan UGD.
“Kami memohon bantuan air bersih dari PMI karena suplai air dari PDAM saat ini sedang berkurang, sehingga mulai mengganggu kebutuhan air untuk pelayanan di Puskesmas. Kami sangat terbantu dengan respons PMI Kabupaten Blitar yang segera memberikan bantuan,” terang dr. Izacha Hatma Panganugraha saat dikonfirmasi oleh awak media di lokasi peristiwa.
Berdasarkan data teknis, kuota 12.000 liter air bersih tersebut langsung dialokasikan ke bak penampungan bawah tanah (ground tank) serta tandon atas untuk mempermudah distribusi ke ruang-ruang perawatan medis dan toilet umum pasien.
Wakil Ketua PMI Kabupaten Blitar, Bambang Wahjudianto, menyatakan bahwa unit penanggulangan bencana akan terus melakukan pemantauan berkala terhadap kestabilan pasokan air faskes publik selama proses perbaikan jaringan transmisi PDAM berlangsung.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar, terlebih bagi fasilitas kesehatan yang setiap hari memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ketika ada permintaan dan kebutuhan mendesak, PMI berupaya memberikan dukungan sesuai kemampuan agar pelayanan kesehatan tetap dapat berjalan dengan baik,” tegas Bambang Wahjudianto setelah proses verifikasi dropping selesai dilakukan.
Hingga berita ini diturunkan, pasokan air bersih darurat setinggi 12.000 liter tersebut dilaporkan telah mencukupi kebutuhan operasional Puskesmas Wonotirto untuk beberapa hari ke depan. Pihak relawan menyatakan kesiapannya untuk kembali melakukan pengiriman ulang jika kendala suplai air dari PDAM belum teratasi sepenuhnya oleh otoritas terkait. 
Penulis: Teddy 
Editor: Redaksi
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Suplai PDAM Terganggu, Puskesmas Wonotirto Langsung Dipasok Air Bersih
  • Suplai PDAM Terganggu, Puskesmas Wonotirto Langsung Dipasok Air Bersih
  • Suplai PDAM Terganggu, Puskesmas Wonotirto Langsung Dipasok Air Bersih
  • Suplai PDAM Terganggu, Puskesmas Wonotirto Langsung Dipasok Air Bersih
  • Suplai PDAM Terganggu, Puskesmas Wonotirto Langsung Dipasok Air Bersih
  • Suplai PDAM Terganggu, Puskesmas Wonotirto Langsung Dipasok Air Bersih

Posting Komentar