42 Penyintas Gempa Antusias Ikut Layanan Kesehatan PMI Ende

LINTAS86.com, ENDE - PMI Ende layani 42 warga terdampak gempa melalui kegiatan layanan kesehatan Mobil Clinic yang dilaksanakan di Aula Gereja St. Yosep Onekore, Kelurahan Onekore, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende, Minggu (8/11/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari respons Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ende terhadap dampak gempa bumi yang terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam layanan tersebut, masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan lengkap, konsultasi dokter, edukasi kesehatan, serta pengobatan gratis.

Berdasarkan laporan Tim Pelayanan Kesehatan PMI Ende, sebanyak 42 warga memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan. Jumlah penerima manfaat terdiri dari 11 laki-laki dan 31 perempuan.

Selain memberikan pelayanan medis, tim kesehatan PMI juga melakukan edukasi tentang pencegahan penyakit, pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Dilaksanakan di Aula Gereja St. Yosep Onekore

Layanan kesehatan digelar di Aula Gereja St. Yosep Onekore yang menjadi salah satu lokasi pelayanan bagi masyarakat terdampak gempa.

Tim medis PMI melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap setiap pasien yang datang. Pelayanan meliputi pemeriksaan tanda-tanda vital, konsultasi kesehatan oleh dokter, Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE), hingga pemberian obat sesuai diagnosis.

Masyarakat terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Kondisi ini menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap akses layanan kesehatan pascabencana, terutama bagi warga yang mengalami keterbatasan untuk menjangkau fasilitas kesehatan secara rutin.

Mayoritas Pasien Berusia Produktif

Data PMI Ende menunjukkan mayoritas pasien yang mengikuti pemeriksaan berasal dari kelompok usia produktif.

Dari 11 pasien laki-laki yang diperiksa, terdapat:

  • Usia 6-17 tahun sebanyak 1 orang
  • Usia 18-60 tahun sebanyak 9 orang
  • Usia di atas 60 tahun sebanyak 1 orang

Sementara dari 31 pasien perempuan terdiri atas:

  • Usia 6-17 tahun sebanyak 2 orang
  • Usia 18-60 tahun sebanyak 27 orang
  • Usia di atas 60 tahun sebanyak 2 orang

Kelompok rentan yang mendapatkan layanan kesehatan tercatat sebanyak tiga ibu menyusui. Tidak ditemukan penerima manfaat dari kategori ibu hamil, penyandang disabilitas, maupun penderita penyakit kronis.

Data tersebut menunjukkan bahwa layanan kesehatan PMI menjangkau berbagai kelompok masyarakat yang membutuhkan pemantauan kesehatan setelah terjadinya bencana.

ISPA Dominasi Keluhan Warga

Hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi penyakit yang paling banyak ditemukan selama pelayanan berlangsung.

PMI Ende mencatat terdapat 21 warga yang mengalami ISPA atau hampir setengah dari total pasien yang diperiksa.

Selain ISPA, tim medis juga menemukan sejumlah penyakit lain, yakni:

  • Gastritis sebanyak 10 orang
  • Hipertensi sebanyak 5 orang
  • Common Cold sebanyak 4 orang
  • Arthralgia sebanyak 3 orang
  • Arthritis sebanyak 2 orang
  • Asma sebanyak 1 orang

Tingginya kasus ISPA menjadi perhatian karena kondisi pascabencana kerap memengaruhi kesehatan pernapasan masyarakat. Faktor lingkungan, debu, cuaca, hingga perubahan pola hidup dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

Sementara kasus gastritis dan hipertensi menunjukkan perlunya pemantauan kesehatan berkelanjutan terhadap masyarakat, khususnya kelompok usia dewasa dan lanjut usia.

PMI Berikan Edukasi dan Pencegahan Penyakit

Selain pelayanan kuratif, PMI juga menekankan pendekatan promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan.

Selama kegiatan berlangsung, warga memperoleh penyuluhan mengenai pencegahan penyakit, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta manfaat pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Kepala Markas PMI Kabupaten Ende, Alland Senda, mengatakan pelayanan kesehatan bergerak menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabencana.

"PMI terus berupaya hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana. Melalui layanan Mobil Clinic ini, kami ingin memastikan warga mendapatkan pemeriksaan kesehatan, pengobatan, serta edukasi kesehatan yang diperlukan," kata Alland Senda.

Menurutnya, kesehatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemulihan setelah bencana alam.

"Kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya memeriksakan kesehatan secara berkala sehingga penyakit dapat diketahui lebih cepat dan ditangani dengan baik," ujarnya.

Pemulihan Kesehatan Menjadi Prioritas

Bencana tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik, namun juga dapat memunculkan berbagai risiko kesehatan di tengah masyarakat.

Karena itu, layanan kesehatan bergerak menjadi salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi selama masa tanggap darurat maupun pemulihan.

PMI Ende menilai pemeriksaan kesehatan berkala dapat membantu masyarakat menjaga kondisi tubuh sekaligus mengurangi risiko komplikasi penyakit yang mungkin muncul setelah bencana.

Melalui layanan Mobil Clinic, PMI juga dapat menjangkau masyarakat lebih dekat sehingga pelayanan kesehatan menjadi lebih cepat dan efektif.

Tindak Lanjut bagi Masyarakat

Sebagai tindak lanjut kegiatan, tim kesehatan PMI memberikan motivasi kepada seluruh pasien agar tetap memeriksakan diri secara berkala ke fasilitas kesehatan terdekat.

Langkah tersebut penting agar kondisi kesehatan masyarakat dapat terus dipantau dan penyakit yang ditemukan selama pemeriksaan dapat ditangani lebih lanjut apabila diperlukan.

Kegiatan pelayanan kesehatan ini ditangani oleh Tim Yankes PMI Ende yang terdiri dari:

  • dr. Florentinus Hendrianto
  • Maria Kristina Mukin
  • Maria I.D. Pawe

PMI Ende berharap layanan kesehatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang masih berada dalam proses pemulihan akibat dampak gempa bumi.

Kehadiran relawan dan tenaga kesehatan di tengah masyarakat menjadi bukti bahwa pelayanan kemanusiaan tetap berjalan untuk memastikan kebutuhan dasar warga, khususnya kesehatan, dapat terpenuhi dengan baik.

Penulis: Zabidi 

Editor: Redaksi

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • 42 Penyintas Gempa Antusias Ikut Layanan Kesehatan PMI Ende
  • 42 Penyintas Gempa Antusias Ikut Layanan Kesehatan PMI Ende
  • 42 Penyintas Gempa Antusias Ikut Layanan Kesehatan PMI Ende
  • 42 Penyintas Gempa Antusias Ikut Layanan Kesehatan PMI Ende
  • 42 Penyintas Gempa Antusias Ikut Layanan Kesehatan PMI Ende
  • 42 Penyintas Gempa Antusias Ikut Layanan Kesehatan PMI Ende

Posting Komentar