BREAKING NEWS

BPBD Gelar Penyampaian Laporan Akhir Penyusunan Renkon Banjir di Kabupaten Ponorogo

lintas86.com, Ponorogo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo menyelenggarakan acara penyampaian laporan akhir penyusunan rencana kontingensi banjir yang bertempat di Aula Hotel Ndalem Katong. Rabu, 27 Agustus 2025.
 
Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala BPBD Ponorogo diwakili oleh Sekretaris BPBD Ponorogo, Ismoyo, dan dihadiri oleh perwakilan dari Polres, Kodim, Dinsos P3A, Dinkes, Dinas Pendidikan, Cabdin, PMI, PU, Dishub, Dinas Pertanian, F-PRB,  perwakilan dari Kecamatan, kelurahan dan desa yang berpotensi terdampak banjir serta instansi terkait.

Dalam sambutannya, Sekretaris BPBD Ponorogo, Ismoyo, didampingi Kabid Kabid. Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Kedaruratan, Marsanto, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran semua peserta dan menyatakan bahwa acara ini merupakan langkah penting dalam upaya pencegahan bencana banjir di Kabupaten Ponorogo. 

“Acara ini menandai titik penting dalam usaha kita memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di Ponorogo. Meski tantangan masih ada, dedikasi dan kerja sama dari semua pihak, mulai dari tingkat pemerintah hingga masyarakat, sangat berperan penting dalam membangun sistem pengelolaan risiko bencana yang lebih baik,” ucap Ismoyo.

Dalam proses penyusunan dokumen ini, berbagai aspek telah dibahas, termasuk penentuan wilayah-wilayah yang rawan banjir di Ponorogo, strategi tanggap darurat, serta penyiapan sarana dan prasarana pendukung. 

"Rencana kontingensi ini bertujuan untuk mengurangi risiko dan dampak dari bencana banjir serta memastikan kapasitas respons yang lebih efektif dari seluruh pemangku kepentingan di Ponorogo,". Jelasnya

Penyusunan rencana kontingensi ini merupakan bagian dari serangkaian pertemuan yang telah dilaksanakan dalam beberapa bulan terakhir. Dalam kesempatan tersebut, tim pendamping dari Universitas Gadjah Mada (UGM) turut memberikan paparannya.
Tim pendamping dari UGM, Indar Siswoyo, saat menyampaikan pemaparan renkon banjir (Foto Istimewa)

Mereka menekankan bahwa dokumen ini adalah hasil kolaborasi dan konsensus yang dicapai selama pertemuan-pertemuan sebelumnya. Diharapkan dokumen ini nantinya akan mendapatkan pengesahan resmi dari Bupati Ponorogo, sehingga dapat dijadikan rencana operasional saat terjadi darurat banjir.

Tim pendamping dari UGM, Indar Siswoyo, menyoroti pentingnya keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam proses penyusunan rencana ini. 

"Menghadapi bencana membutuhkan komitmen bersama. Bencana bukan hanya urusan BPBD, tetapi juga menjadi tanggung jawab semua pihak, termasuk pemerintah desa, aparatur sipil, dan masyarakat luas," Ungkapnya

Ke depan, BPBD Ponorogo berencana untuk menggelar simulasi sebagai tahap lanjutan dari penyusunan dokumen ini. Simulasi tersebut akan melibatkan berbagai unsur terkait, dengan tujuan menguji dan memperkuat kesiapan serta koordinasi antara berbagai pihak ketika bencana banjir benar-benar terjadi.

Dengan rencana diresmikannya dokumen rencana kontingensi banjir ini, Kabupaten Ponorogo diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan ketahanannya terhadap ancaman bencana banjir, sekaligus memberikan proteksi yang lebih baik bagi warganya. 

"Penyusunan dokumen ini juga sejalan dengan upaya memperkuat kerangka manajemen risiko bencana di tingkat daerah, mendukung ketercapaian target pembangunan berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Ponorogo secara keseluruhan,". Tambah Ismoyo

Antusias peserta saat ikuti kegiatan (Foto Istimewa)

Acara diakhiri dengan doa dan harapan agar dokumen ini dapat diimplementasikan dengan maksimal dan membawa dampak positif bagi penanggulangan bencana banjir di Ponorogo.  

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel ini untuk konten akun media sosial komersial tanpa seizin redaksi lintas86.com Cepat akurat Terpercaya (min)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar