HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

PMI Kerahkan Relawan dan Kirim Logistik Respon Longsor di Kampung Pasirkuning, Bandung Barat


lintas86.com, Bandung Barat – Bencana longsor yang melanda Kampung Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, pada 24 Januari 2026, telah menimbulkan dampak yang sangat besar bagi masyarakat setempat. 

Hingga Selasa, 27 Januari 2026, jumlah korban meninggal dunia yang berhasil ditemukan mencapai 48 orang, sementara 32 lainnya masih dinyatakan hilang. 

Upaya pencarian dan penyelamatan terus dilakukan secara intensif oleh tim SAR gabungan meski harus menghadapi kondisi cuaca yang buruk dan medan yang sulit.

Cuaca yang tidak bersahabat memaksa tim penyelamat untuk melakukan penyesuaian strategi dalam operasi pencarian korban. 

Salah satu langkah inovatif yang diambil adalah penggunaan teknologi drone untuk memetakan area longsor secara real time. 

Teknologi ini sangat membantu dalam mengarahkan tim di lapangan sehingga pencarian dapat dilakukan lebih efisien dan aman. Pendekatan modern ini menjadi bukti pentingnya integrasi teknologi dalam penanganan bencana, terutama di wilayah dengan tantangan geografis dan cuaca ekstrem seperti Kampung Pasirkuning.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, merespons tragedi ini dengan menyiapkan berbagai langkah bantuan bagi korban dan masyarakat terdampak. 

Santunan telah disiapkan untuk ahli waris korban meninggal, sementara bantuan logistik terus disalurkan untuk mendukung kebutuhan sehari-hari warga yang selamat. 

Selain itu, pemerintah juga tengah merencanakan relokasi warga ke tempat yang lebih aman sebagai upaya mitigasi bencana di masa depan. 

Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya pembaruan lahan dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi longsor serupa.

Dalam penanganan bencana ini, peran organisasi kemanusiaan sangat vital. Palang Merah Indonesia (PMI) menjadi salah satu yang paling aktif memberikan bantuan. 

Ridwan S, Charman Kepala Divisi Penanggulangan Bencana Markas Pusat PMI, menyatakan, 
"PMI telah mengerahkan relawan yang terlatih untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan korban longsor di Kampung Pasirkuning. Selain itu, kami juga telah mengirimkan berbagai bantuan logistik yang sangat dibutuhkan di lokasi bencana."

Bantuan logistik yang disalurkan PMI melalui PMI Provinsi Jawa Barat 

"200 cleaning kit, 200 sprayer, 200 daster, 200 sarung, 100 hygiene kit, 100 sekop, 100 dus Downy, 50 terpal, dan 30 rompi PMI,". Jelasnya

Semua bantuan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar dan mendukung kelancaran proses evakuasi serta pemulihan di lokasi terdampak.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, tim SAR, dan organisasi kemanusiaan seperti PMI menunjukkan betapa pentingnya koordinasi terpadu dalam menghadapi bencana. 

"Meski menghadapi berbagai kendala, upaya yang dilakukan mencerminkan komitmen kuat semua pihak untuk membantu masyarakat bangkit kembali dari tragedi ini dan mengurangi risiko bencana di masa depan,". Tutupnya

Bencana longsor di Kampung Pasirkuning menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana yang berkelanjutan. Pemerintah dan masyarakat diharapkan terus bekerja sama untuk membangun ketahanan terhadap bencana alam, agar kejadian serupa tidak menimbulkan dampak yang lebih besar di kemudian hari.

Penulis: Zabidi 
Editor: Redaksi
Posting Komentar
Tutup Iklan