PMI Langkat Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Korban Bencana di Lingkungan Perdamaian
0 menit baca
lintas86.com, Langkat – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Langkat bersama PMI Provinsi Sumatera Utara mengadakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga yang terdampak banjir dan longsor di Lingkungan Perdamaian, Kelurahan Tangkahan Durian, Kecamatan Brandan Barat, Sabtu (10/1/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan kesehatan, layanan kebersihan, serta dukungan psikososial khususnya bagi anak-anak yang mengalami trauma akibat bencana.
Kepala Markas PMI Kabupaten Langkat, Rizky Dharma Dinata, menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan tidak hanya sebatas pemeriksaan medis, tetapi juga mencakup promosi kesehatan (promkes), promosi kebersihan (promkeb), serta dukungan psikososial (PSS) dan trauma healing untuk anak-anak. Selain itu, PMI juga mendistribusikan perlengkapan sekolah (school kit) untuk anak-anak yang terdampak langsung bencana.
Dampak bencana yang terjadi sangat besar, menyebabkan banyak rumah warga dan fasilitas pendidikan rusak parah. Sebagian masyarakat terpaksa mendirikan tenda darurat untuk bertahan hidup dan melanjutkan aktivitas belajar mengajar anak-anak mereka.
Rizky menargetkan pelayanan kesehatan ini dapat menjangkau seluruh warga terdampak di Desa Alur Pakis. Antusiasme masyarakat dalam mengikuti pemeriksaan kesehatan dinilai cukup tinggi dengan lebih dari 60-70 orang yang sudah dilayani hingga saat ini.
Ia juga berharap para relawan dan petugas PMI dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Selain Desa Alur Pakis, PMI berencana memperluas pelayanan ke desa tetangga yang juga terdampak, yaitu Desa Selepan.
Salah seorang warga penerima manfaat mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran PMI yang membantu mereka di tengah kondisi darurat.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa PMI terus berkomitmen memberikan pelayanan kemanusiaan dan dukungan penuh kepada masyarakat yang terdampak bencana, demi mempercepat pemulihan dan membangun kembali kehidupan mereka.
Kepala Markas PMI Kabupaten Langkat, Rizky Dharma Dinata, menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan tidak hanya sebatas pemeriksaan medis, tetapi juga mencakup promosi kesehatan (promkes), promosi kebersihan (promkeb), serta dukungan psikososial (PSS) dan trauma healing untuk anak-anak. Selain itu, PMI juga mendistribusikan perlengkapan sekolah (school kit) untuk anak-anak yang terdampak langsung bencana.
“Jadi pelayanan kesehatan ini mencakupi ada jenis promkes, promkeb, di sini juga ada PSS ya, psikososial, trauma healing untuk anak-anak, terus kita juga ngedistribusiin school kit untuk anak-anak terdampak di sini karena memang di Desa Alur Pakis ini, di Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Brandan Barat, salah satu titik yang cukup parah bencana banjir dan longsor,” jelas Rizky.
Dampak bencana yang terjadi sangat besar, menyebabkan banyak rumah warga dan fasilitas pendidikan rusak parah. Sebagian masyarakat terpaksa mendirikan tenda darurat untuk bertahan hidup dan melanjutkan aktivitas belajar mengajar anak-anak mereka.
“Banyak di sini rumah-rumah warga yang hancur, bahkan sekolah juga hancur, sehingga murid-muridnya harus belajar di tenda darurat. Jumlah KK yang terdampak itu sekitar lebih dari 300 KK, terus untuk jumlah muridnya itu sekitar 200 murid dari mulai kelas 1 sampai kelas 6 SD yang sekolahnya tertimpa longsor,” tutur Rizky.
Rizky menargetkan pelayanan kesehatan ini dapat menjangkau seluruh warga terdampak di Desa Alur Pakis. Antusiasme masyarakat dalam mengikuti pemeriksaan kesehatan dinilai cukup tinggi dengan lebih dari 60-70 orang yang sudah dilayani hingga saat ini.
“Sebanyak-banyaknya kita targetnya, kalau bisa seluruh masyarakatnya hadir. Tapi sejauh ini antusias masyarakat juga cukup bagus, tertib masyarakatnya. Diperkirakan sampai dengan saat ini lebih dari 60–70 orang sudah dilayani kesehatannya,” tambahnya.
Ia juga berharap para relawan dan petugas PMI dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang terdampak bencana.
“Harapannya kita dapat terus membantu masyarakat yang terdampak, meringankan beban mereka. Terus juga yang jelas harapan untuk kita sendiri, kitanya selalu dalam keadaan sehat, terus juga dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa agar bisa terus berbuat kebaikan,” ungkap Rizky.
Selain Desa Alur Pakis, PMI berencana memperluas pelayanan ke desa tetangga yang juga terdampak, yaitu Desa Selepan.
“Kita akan menyasar Desa Selepan nantinya. Kebetulan Desa Selepan ini bersebelahan dengan Desa Alur Pakis dan jaraknya juga tidak terlalu jauh. Sama halnya di Desa Selepan juga sangat-sangat terdampak,” jelasnya.
Salah seorang warga penerima manfaat mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran PMI yang membantu mereka di tengah kondisi darurat.
“Kami ucapkan terima kasih kepada PMI yang telah memberikan layanan kesehatan dan trauma healing untuk anak-anak di sini di saat terjadi bencana seperti ini. Kehadiran PMI sangat membantu meringankan beban kami dan memberikan harapan baru bagi anak-anak yang mengalami trauma,” kata warga tersebut dengan haru.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa PMI terus berkomitmen memberikan pelayanan kemanusiaan dan dukungan penuh kepada masyarakat yang terdampak bencana, demi mempercepat pemulihan dan membangun kembali kehidupan mereka.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi
