PMI Tingkatkan Kapasitas Relawan lewat Pendalaman Psikososial dan Safeguarding - lintas86
HEADLINE

PMI Tingkatkan Kapasitas Relawan lewat Pendalaman Psikososial dan Safeguarding



lintas86.com, Sibolga - Palang Merah Indonesia (PMI) di Sibolga telah melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) yang bertujuan meningkatkan kapasitas para relawan dalam pelayanan kemanusiaan, khususnya di situasi kebencanaan dan pascabencana. Bimtek ini menitikberatkan pada dua materi utama, yakni Layanan Dukungan Psikososial (PSS) dan Safeguarding. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kebutuhan mendesak untuk memperkuat kemampuan relawan dalam memberikan pelayanan yang tepat dan efektif pada saat bencana.

Tujuan utama dari kegiatan bimtek ini adalah untuk membekali relawan dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam menyebarkan edukasi kepada masyarakat. Ini meliputi perilaku hidup bersih dan sehat, pencegahan penyakit, serta pengelolaan risiko kesehatan lingkungan. Dengan pemahaman yang solid terhadap materi Safeguarding, relawan diharapkan dapat berperan aktif dalam upaya mengurangi dampak krisis air bersih dan sanitasi di wilayah terdampak bencana.

Dewi Ramadhani, selaku pemateri, menekankan bahwa penguatan kapasitas relawan merupakan kebutuhan utama dalam pelayanan kemanusiaan ketika terjadi bencana. 

"Relawan PMI tidak hanya dituntut untuk cepat merespons bencana, tetapi juga harus mampu memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat. Materi PSS dan Safeguarding ini sangat penting untuk mencegah munculnya penyakit serta menjaga kesehatan lingkungan di lokasi terdampak," ujarnya.

Bimbingan teknis ini tidak hanya memberikan materi teori semata, tetapi juga praktik. Para peserta dilibatkan dalam teknik komunikasi risiko, pendekatan berbasis komunitas, serta simulasi penyampaian pesan PSS dan Safeguarding kepada masyarakat. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan relawan agar lebih percaya diri ketika terjun langsung ke lapangan.

Sebagai bagian dari komitmen PMI, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kesiapsiagaan dan respons bencana. Menempatkan relawan sebagai garda terdepan, PMI memastikan bahwa para relawan beroperasi secara profesional, sigap, dan selalu berorientasi pada kebutuhan masyarakat. 

"Melalui bimtek ini, kami berharap relawan semakin percaya diri dan siap terjun ke lapangan sebagai agen perubahan yang mendorong perilaku hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat," tambah Dewi.

Dengan cara ini, PMI menunjukkan tekadnya dalam terus meningkatkan kualitas respons bencana di Sumatera. Langkah ini, pada gilirannya, akan memberikan dampak signifikan terhadap upaya mitigasi bencana dan pemulihan komunitas terdampak. Kesiapan dan keahlian relawan dalam memberikan dukungan psikososial dan menjaga standar safeguarding menjadi elemen penting dalam memastikan kesuksesan upaya kemanusiaan tersebut.

Penulis: Zabidi 
Editor: Redaksi
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar