Diklat PMR PMI Jaktim 2026: Menumbuhkan Kepedulian Sejak Dini
00:00
00:00
lintas86.com, Jakarta Timur - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Timur menunjukkan komitmennya dalam pembinaan generasi muda relawan melalui Diklat Palang Merah Remaja (PMR).
Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 7-8 Februari 2026, bagi anggota PMR tingkat Mula (SD/MI), Madya (SMP/MTs), dan Wira (SMA/MA) yang merupakan bagian dari rangkaian peningkatan kapasitas kepalangmerahan bagi pelajar di wilayah Jakarta Timur.
Diklat PMR ini diikuti oleh peserta dari tiga tingkatan, yaitu PMR Mula (SD/MI), PMR Madya (SMP/MTs), dan PMR Wira (SMA/MA). Pelaksanaan kegiatan dibagi dalam dua hari untuk menyesuaikan jenjang dan kebutuhan peserta.
Pada 7 Februari 2026, Diklat diikuti oleh PMR Mula pada pagi hari dan PMR Wira pada siang hari. Sementara itu, pada 8 Februari 2026, kegiatan difokuskan bagi peserta PMR Madya.
Diklat tersebut meliputi materi-materi penting kepalangmerahan yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis para anggota.
Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan pembekalan berbagai kompetensi dasar seperti pertolongan pertama, sanitasi dan kesehatan, prinsip-prinsip dasar gerakan palang merah, serta kesiapsiagaan bencana, yang kesemuanya merupakan pondasi kerja kepalangmerahan yang dibutuhkan oleh PMR dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Ketua PMI Kota Jakarta Timur, Drs. H.R. Krisdianto, M.Si, menegaskan bahwa kegiatan pendidikan dan pelatihan ini merupakan bentuk nyata investasi jangka panjang dalam membangun karakter relawan muda yang siap membantu masyarakat.
“Diklat PMR ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan PMI Jakarta Timur dalam menyiapkan generasi muda yang berkarakter, peduli, dan memiliki keterampilan kepalangmerahan. Kami berharap anggota PMR mampu menjadi pelopor perilaku hidup sehat serta siap berperan aktif dalam kegiatan kemanusiaan di lingkungan sekolah dan masyarakat,” ujar Ketua PMI Kota Jakarta Timur, Drs. H.R. Krisdianto, M.Si.
Ia mengatakan bahwa pembinaan PMR tidak hanya sekadar pelatihan teknis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai empati, kerja sama, kepedulian sosial, dan semangat kemanusiaan.
Pelatihan ini diharapkan menjadi bekal para anggota PMR dalam kegiatan bakti sosial, kesiapsiagaan bencana, serta interaksi positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Selain peningkatan keterampilan, Diklat PMR juga menjadi sarana mempererat tali persaudaraan antar sesama anggota PMR dari sekolah-sekolah di Jakarta Timur.
Kegiatan ini menggambarkan peran PMI tidak hanya sebagai organisasi layanan kemanusiaan, tetapi juga sebagai fasilitator tumbuhnya generasi muda yang berkarakter dan siap berkontribusi dalam masyarakat.
Dengan terlaksananya Diklat ini, PMI Jakarta Timur berharap para peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari di sekolah maupun dalam kegiatan kepalangmerahan lainnya, serta menjadi duta kemanusiaan di lingkungan masing-masing.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi

Posting Komentar