PMI Gelar Promosi Kesehatan dan Kebersihan di Sekolah Darurat Pascabanjir Desa Sungai Liput, Aceh Tamiang


lintas86.com, Aceh Tamiang – Palang Merah Indonesia (PMI) menaruh kepedulian yang mendalam terhadap kondisi kesehatan masyarakat terdampak bencana banjir di Desa Sungai Liput, Kecamatan Kejuruan Muda, melalui inisiatif promosi kesehatan dan kebersihan yang digelar di sebuah sekolah darurat. 

Inisiatif edukatif ini dirancang guna meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa serta tenaga pendidik terkait pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam konteks pemulihan setelah bencana.

Banjir yang melanda wilayah Aceh Tamiang baru-baru ini tidak hanya merusak fasilitas pendidikan tetapi juga memaksakan perubahan drastis dalam sistem pembelajaran, yang mengharuskan siswa dan guru beralih ke sekolah darurat. Dalam situasi pemulihan di mana risiko penyakit masih tinggi, PMI menyelenggarakan penyuluhan interaktif yang menekankan pentingnya kesehatan dan kebersihan. 

Suryanin, Koordinator Promosi Kesehatan PMI, menyoroti pentingnya perhatian khusus kepada anak-anak dalam situasi kritis ini.

 “Anak-anak merupakan kelompok yang rentan terhadap risiko penyakit pascabanjir. Melalui kegiatan promosi kesehatan ini, kami ingin memastikan mereka memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, seperti mencuci tangan dengan sabun, menggunakan air bersih, serta menjaga kebersihan tempat belajar. Edukasi ini penting agar proses belajar tetap berjalan dengan aman dan sehat,” ungkap Suryanin. Rabu, 11 Februari 2026.

Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada edukasi verbal, tetapi juga mengajak para peserta untuk berpartisipasi aktif dalam praktik cuci tangan yang benar. Relawan PMI berbaur dengan siswa dalam kegiatan praktik ini sembari membagikan perlengkapan kebersihan yang sangat dibutuhkan. Suasana kegiatan yang penuh semangat ini mencerminkan antusiasme dan kesadaran para peserta akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan.

Salah satu guru di sekolah darurat tersebut mengapresiasi inisiatif dan dukungan dari PMI. 

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan edukasi yang diberikan PMI. Dalam kondisi pascabanjir seperti ini, anak-anak memang perlu terus diingatkan tentang pentingnya kebersihan agar terhindar dari penyakit. Kegiatan ini sangat membantu kami sebagai tenaga pendidik,” ujarnya.

Komitmen PMI terhadap pemulihan masyarakat terdampak tidak berhenti pada kegiatan ini. Organisasi ini berjanji untuk terus memberikan kontribusi signifikan dalam bentuk dukungan kebersihan lingkungan, distribusi logistik, dan edukasi kesehatan. Upaya holistik ini diharapkan dapat memitigasi munculnya penyakit, baik di lokasi pengungsian maupun di sekolah-sekolah darurat, agar kehidupan dapat kembali normal sesegera mungkin.

Melalui kegiatan seperti ini, PMI menunjukkan perannya yang vital dalam penanganan bencana, tidak hanya melalui distribusi bantuan material tetapi juga lewat peningkatan kapasitas dan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan pribadi dan lingkungan pascabencana. Dengan adanya kerja sama berbagai pihak, diharapkan masa depan yang lebih sehat dan aman bagi anak-anak di Desa Sungai Liput dan daerah terdampak lainnya dapat segera terwujud.


Penulis: Zabidi 
Editor: Redaksi
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • PMI Gelar Promosi Kesehatan dan Kebersihan di Sekolah Darurat Pascabanjir Desa Sungai Liput, Aceh Tamiang
  • PMI Gelar Promosi Kesehatan dan Kebersihan di Sekolah Darurat Pascabanjir Desa Sungai Liput, Aceh Tamiang
  • PMI Gelar Promosi Kesehatan dan Kebersihan di Sekolah Darurat Pascabanjir Desa Sungai Liput, Aceh Tamiang
  • PMI Gelar Promosi Kesehatan dan Kebersihan di Sekolah Darurat Pascabanjir Desa Sungai Liput, Aceh Tamiang
  • PMI Gelar Promosi Kesehatan dan Kebersihan di Sekolah Darurat Pascabanjir Desa Sungai Liput, Aceh Tamiang
  • PMI Gelar Promosi Kesehatan dan Kebersihan di Sekolah Darurat Pascabanjir Desa Sungai Liput, Aceh Tamiang

Posting Komentar