Ekspedisi Kemanusiaan Jangkau Desa Robek, Bantuan Logistik Gempa Disalurkan ke Tiga Titik Pengungsian
Kedatangan para donatur dan tim relawan kemanusiaan disambut secara hangat dan khidmat melalui prosesi penerimaan adat resmi sesuai tradisi budaya lokal setempat. Di lapangan, para relawan SIBAT bersama pemerintah desa setempat berperan aktif mengawal seluruh rangkaian alur penyaluran bantuan, mulai dari proses penerimaan barang di titik kumpul hingga pendistribusian langsung kepada para penerima manfaat. Keterlibatan aktif elemen warga desa ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan sinergi lintas pihak agar penyaluran bantuan dapat berjalan tertib, transparan, serta tepat sasaran.
Proses pendistribusian bantuan darurat ini terkonsentrasi di tiga titik utama camp pengungsian warga. Adapun ketiga titik tersebut meliputi posko pengungsian di lapangan Gereja Paroki Santu Thomas Morus Robek, camp pengungsian Ojang, serta lokasi pengungsian sementara di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ojang.
Perwakilan Yayasan Manfaat Mengalir, Ustadz Salim A. Filla, menjelaskan bahwa kehadiran tim ke wilayah Manggarai adalah untuk mengemban amanah masyarakat luas yang diwakilkan melalui platform kebaikan.
"Kami dari Jogja menitipkan amanah dari masyarakat dan berkolaborasi dengan teman-teman KITABISA.com mengunjungi beberapa lokasi sejak kemarin hingga hari ini sangat luar biasa kita mendapatkan sambutan yang hangat seperti keluarga sendiri, dan kita melihat masih banyak yang harus kita lakukan. Saya merasa senang sekali bisa bergabung dengan teman-teman yang luar biasa dalam menyebarkan kebaikan," ujar Ustadz Salim A. Filla di sela-sela peninjauan lokasi pengungsian, Rabu (26/08/2026).
Ia menyadari betapa berat ujian dan situasi yang harus dihadapi oleh warga Desa Robek pascabencana. Meski demikian, kepedulian bersama diharapkan dapat menjadi penopang kekuatan warga untuk bangkit kembali.
"Memang berat sekali situasi yang dihadapi warga, tapi saya yakin ketika kita bersama-sama bergandengan tangan di Nusa Tenggara Timur yang kita cintai ini kita akan mampu melalui ini semua, dan kami mohon maaf yang kami bantu baru sekedarnya semampu kami, karena kemampuan kami juga terbatas dan berjanji akan tetap support hari demi hari kedepan. Doakan semoga makin banyak yang peduli dan turut menyalurkan bantuan dan menitipkan amanah untuk kita salurkan disini," tambah Ustadz Salim A. Filla.
Sementara itu, Direktur Manfaat Mengalir, Ojang Ale, menegaskan bahwa kehadiran rombongan di titik pengungsian Ojang merupakan wujud kepedulian dan kasih sayang dari seluruh masyarakat Indonesia kepada warga korban gempa.
"Kami ke desa Robek menyalurkan bantuan titipan dari masyarakat Indonesia sebagai tanda peduli, tanda cinta kami kepada masyarakat NTT yang terkena musibah gempa bumi. Kehadiran kami disini mudah-mudahan bisa menjadi penguat bagi saudara kami yang mengalami musibah," tutur Ojang Ale.
Dari sisi pemenuhan kebutuhan darurat, perwakilan dari KITABISA.com, Hibat, menjelaskan bahwa barang bantuan yang dibawa didasarkan pada hasil asesmen teknis di lapangan. Logistik murni diarahkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak para penyintas bencana.
"Sesuai asesmen dilapangan bahwa kebutuhan yang sangat mendesak seperti logistik, selimut, minuman, makanan, kasur, terpal dan lain sebagainya harus segera dibagikan. Kami berkolaborasi dengan masyarakat dilapangan supaya bisa menyalurkan bantuan sampai ke titik-titik yang memang membutuhkan, sehingga kolaborasinya terbentuk dan dampak yang tercipta dapat bermanfaat dan tepat sasaran. Kami bersama dengan banyak sekali Lembaga Swadaya Masyarakat dan teman-teman relawan dilapangan salah satunya adalah Palang Merah Indonesia atau didesanya disebut SIBAT. Kami datang ke NTT ini untuk membawakan bantuan, titipan dari masyarakat Indonesia untuk warga korban bencana gempa bumi," terang Hibat.
Bantuan yang disalurkan mendatangkan rasa haru dan apresiasi mendalam dari warga setempat. Perwakilan masyarakat Desa Robek, Febrianus Tino Ola, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kepedulian yang diberikan kepada desa mereka di tengah suasana duka pascagempa.
"Mewakili seluruh masyarakat desa Robek, kami mengalami duka yang sangat mendalam pasca gempa bumi. Kami mengucapkan terima kasih kepada orang yang berbaik hati dan menaruh harapan dan perhatian kepada kami khususnya KITABISA.com dan Manfaat Mengalir, semoga semua donatur ini sehat selalu dan bisa membantu saudara kami ditempat lain yang menjadi korban gempa bumi," ungkap Febrianus Tino Ola.
Rasa bangga dan syukur juga diutarakan oleh Penjabat Desa Robek, Tarsisius Asis, saat ditemui di depan halaman Gereja Paroki Santu Thomas Morus.
"Saya mewakili masyarakat desa Robek merasa bangga dan mengucapkan terima kasih yang mendalam atas kehadiran dari KITABISA.com dan Manfaat Mengalir yang telah membantu kami masyarakat desa Robek," kata Tarsisius Asis.
Melalui kolaborasi antara relawan SIBAT PMI, pemerintah desa, serta jaringan lembaga kemanusiaan ini, diharapkan beban para pengungsi di Desa Robek dapat teratasi secara bertahap demi mewujudkan pemulihan pascabencana yang inklusif dan berkelanjutan.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi

Posting Komentar