Perkuat Jiwa Kemanusiaan Siswa, Puluhan Anggota PMR SMPN 1 Doko Pelajari Alur Pelayanan PMI Blitar
Selama berada di Markas PMI Kabupaten Blitar, puluhan siswa mendapatkan kesempatan langka untuk menimba ilmu langsung dari jajaran pemateri profesional. Agenda studi lapangan ini dikemas secara runtut, diawali dengan pembekalan teori kepalangmerahan hingga pemantauan alur kerja pelayanan masyarakat.
Penyampaian materi seputar profil PMI Kabupaten Blitar serta mitigasi kesiapsiagaan bencana dibawakan oleh Agus Hariadi. Pada sesi berikutnya, Drs. Suroyo, M.Pd., memaparkan materi kebijakan PMI yang menggarisbawahi pentingnya prinsip netralitas dan kesukarelaan. Sebagai penutup sesi kelas, Atik memberikan penjelasan teknis mengenai pentingnya prosedur donor darah yang aman dan higienis.
Pembina PMR SMPN 1 Doko, Jainul Anwar, menilai bahwa interaksi langsung dengan lingkungan kerja PMI akan memberikan dampak emosional yang jauh lebih membekas dibanding sekadar pembelajaran di dalam kelas.
"Kunjungan edukasi ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengalaman baru kepada anggota PMR. Dengan melihat secara langsung kegiatan di PMI, anak-anak dapat memahami bahwa kegiatan kepalangmerahan tidak hanya dipelajari secara teori, tetapi juga membutuhkan keterampilan, kedisiplinan, kerja sama, dan kepedulian terhadap sesama," tutur Jainul Anwar di sela-sela pendampingan siswa, Rabu (26/08/2026).
Jajaran pengurus PMI Kabupaten Blitar menyambut positif kedatangan puluhan relawan muda tersebut. Pihak markas menilai keberadaan PMR di tingkat sekolah menengah pertama merupakan pilar penting bagi keberlanjutan regenerasi kader kemanusiaan di daerah.
"Dengan rangkaian kunjungan ke markas, akan menambah wawasan anak-anak PMR Madya Unit SMPN 1 Doko dan akan menambah kekuatan generasi yang peduli kemanusiaan," kata Wakil Ketua PMI Kabupaten Blitar di Markas PMI Kabupaten Blitar.
Apresiasi senada diutarakan oleh Kepala SMPN 1 Doko, Sri Yuana Partiwi. Menurutnya, sekolah akan senantiasa membuka pintu bagi program-program yang mampu mengasah sisi empati dan kepemimpinan para peserta didik.
"Sekolah menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan kunjungan edukatif anggota Palang Merah Remaja (PMR) ke Markas Palang Merah Indonesia (PMI). Kunjungan ini merupakan langkah nyata dalam memperluas wawasan serta mengasah jiwa kemanusiaan para siswa di luar lingkungan kelas. Sekolah berharap ilmu dan pengalaman yang didapat selama kunjungan dapat diaplikasikan secara nyata di lingkungan sekolah. Sekolah akan terus berkomitmen untuk memfasilitasi dan mendukung kegiatan positif ekstrakurikuler PMR agar dapat terus berkembang dan membawa manfaat luas bagi seluruh warga sekolah," papar Sri Yuana Partiwi.
Kesan mendalam turut dirasakan oleh para peserta yang mengikuti jalannya observasi dari awal hingga akhir. Ketua PMR Madya SMPN 1 Doko, Jelita Delvia, menyatakan bahwa pemahaman mengenai peran vital PMI kini makin jelas dipahami oleh seluruh rekannya.
"Kunjungan ke Markas PMI hari ini memberikan pengalaman dan wawasan yang sangat berharga bagi kami. Kami tidak hanya melihat langsung bagaimana alur pelayanan donor darah dan kesiapsiagaan bencana bekerja, tetapi juga makin memahami betapa krusialnya peran kemanusiaan di masyarakat. Kegiatan ini sangat memotivasi kami di PMR untuk lebih aktif, disiplin, dan terampil dalam menerapkan nilai-nilai Tri Bakti PMR serta Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah di sekolah," pungkas Jelita Delvia.
Studi lapangan ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi pembentukan karakter kader PMR Madya SMPN 1 Doko yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga tanggap dan responsif terhadap kebutuhan sosial masyarakat.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi

Posting Komentar