Relawan Dampingi Penyintas Bangun Hunian di Ngada


LINTAS86.comNGADA – Di tengah guncangan gempa bumi yang mengakibatkan banyak bangunan runtuh, Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), tetap setia berada di sisi para penyintas. Kehadiran para relawan kemanusiaan ini difokuskan untuk mendampingi serta membantu warga membangun kembali tempat tinggal darurat yang sifatnya sementara di lokasi terdampak parah, yakni Desa Turamuri, Kecamatan Bajawa Utara, Kabupaten Ngada.

Aksi tanggap darurat dan pemulihan ini dijalankan dengan memegang teguh komitmen pelayanan tanpa batas. Prinsip kemanusiaan tetap dijunjung tinggi, tak peduli seberapa jauh jarak yang harus ditempuh dan kondisi medan yang sulit. Bagi para relawan di lapangan, tantangan geografis bukanlah penghambat dalam membantu sesama yang sedang tertimpa musibah. Rumah boleh hancur diterjang bencana, tetapi fondasi persaudaraan justru semakin berdiri kokoh di tanah Ngada.

Proses pendampingan warga di Desa Turamuri ini tidak hanya sebatas bantuan fisik, tetapi juga membawa misi membangkitkan kembali semangat masyarakat setempat. Perjalanan menuju pemulihan penuh diakui masih sangat panjang dan melelahkan. Namun, melihat tawa anak-anak dan warga sekitar yang terdampak mulai kembali terdengar di sepanjang perjalanan membuat para relawan semakin yakin bahwa kehidupan warga akan segera bangkit kembali.

Humas PMI Provinsi NTT, Adrian Jr., menyampaikan pesan mendalam mengenai dedikasi para relawan serta ketangguhan warga dalam menghadapi ujian bencana alam ini.

"Prinsip kemanusiaan tetap dijunjung tinggi, tak peduli seberapa jauh jarak yang harus ditempuh dan itu bukan jadi penghambat dalam membantu sesama. Rumah boleh hancur, tapi fondasi persaudaraan justru semakin berdiri kokoh," ujar Adrian Jr.

Adrian Jr. menambahkan bahwa semangat pantang menyerah yang ditunjukkan oleh para penyintas bersama relawan di Desa Turamuri menjadi simbol kebangkitan masyarakat NTT.

"Tentu, jalan menuju pulih masih sangat panjang dan melelahkan. Namun, melihat tawa anak-anak dan warga sekitar yang terdampak yang mulai kembali terdengar di sepanjang perjalanan membuat mereka yakin bahwa semuanya akan dibangun kembali. Mereka tidak hanya sedang bertahan hidup, namun hari ini sedang menulis cerita tentang bagaimana cara menolak untuk menyerah pada saat bencana," tambah Adrian Jr.

Sinergi antara relawan PMI Kabupaten Ngada dan warga Desa Turamuri, Kecamatan Bajawa Utara, menjadi bukti nyata bahwa di tengah penderitaan pascabencana, harapan dan kepedulian akan senantiasa hadir merajut kembali masa depan yang lebih baik.


Penulis: Zabidi 
Editor: Redaksi
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Relawan Dampingi Penyintas Bangun Hunian di Ngada
  • Relawan Dampingi Penyintas Bangun Hunian di Ngada
  • Relawan Dampingi Penyintas Bangun Hunian di Ngada
  • Relawan Dampingi Penyintas Bangun Hunian di Ngada
  • Relawan Dampingi Penyintas Bangun Hunian di Ngada
  • Relawan Dampingi Penyintas Bangun Hunian di Ngada

Posting Komentar