PMI Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Ende


LINTAS86.com, ENDE — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ende terus bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik non-pangan (non-food items) serta memberikan layanan dukungan psikososial (Psychosocial Support Services) bagi warga terdampak gempa bumi Flores. Penyaluran bantuan dan pendampingan psikologis ini dipusatkan di Desa Rapawawo, Kecamatan Nangapenda, Kabupaten Ende, pada Sabtu (6/9/2026).

Aksi kemanusiaan ini dilakukan sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang kehilangan tempat tinggal maupun fasilitas sanitasi pascabencana. Seluruh elemen PMI Kabupaten Ende—mulai dari jajaran pengurus, staf operasional, hingga relawan lapangan—dikerahkan secara penuh untuk memfasilitasi kebutuhan warga di zona terdampak.

Kepala Markas PMI Kabupaten Ende, Allan Senda, menyampaikan bahwa PMI telah memobilisasi sumber daya sejak hari pertama terjadinya bencana gempa bumi di wilayah Flores. Langkah responsif tersebut diwujudkan melalui berbagai spektrum penanganan tanggap darurat bencana yang terstruktur.

“PMI sudah hadir sejak hari pertama walaupun awalnya kami serba terbatas. SDM, logistik, dan sarana prasarana pendukung semua terbatas. Tetapi sehari setelah kejadian, PMI Provinsi langsung berkoordinasi agar segera mengaktifkan posko PMI dan menggerakkan relawan,” ujar Allan.

Allan melanjutkan, kesiapan operasional relawan di lapangan saat ini terus meningkat untuk mendukung kerja-kerja kemanusiaan yang lebih optimal. PMI telah mengaktifkan berbagai posko darurat serta menjalankan pemetaan kebutuhan (assessment), distribusi logistik, hingga pemulihan hubungan keluarga (Restoring Family Links/RFL).

“Hingga saat ini kami sudah memiliki kapasitas yang cukup untuk menjalankan berbagai layanan, walaupun tetap membutuhkan bantuan dan peningkatan kapasitas terkait manajemen tanggap darurat bencana. Logistik yang ada kami distribusikan sesuai hasil assessment dan laporan yang kami terima dari desa-desa, sekolah, dan fasilitas kesehatan yang ada, serta kami juga terus mendukung layanan psikososial bagi masyarakat terdampak, khususnya kelompok rentan,” lanjutnya.

Rangkaian intervensi kemanusiaan yang dijalankan PMI Ende mendapatkan dukungan penuh dari struktur PMI Pusat dan PMI Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pihaknya juga berkoordinasi intensif dengan pemerintah daerah guna memastikan pemenuhan bantuan terintegrasi secara efisien di lapangan.

“Kami juga sudah melaporkan berbagai kegiatan yang telah dan akan kami lakukan kepada pemerintah, khususnya dengan Bapak Bupati Ende pada Kamis (3/9/2026). Bupati mengapresiasi kerja-kerja kemanusiaan dan terus mendukung layanan PMI Ende sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan perhatian dan bantuan,” kata Allan.

Penyaluran logistik non-pangan dari PMI Ende ditargetkan tepat sasaran sesuai hasil verifikasi kebutuhan masyarakat setempat. Adapun paket bantuan yang diserahkan meliputi hygiene kit, baby kit, family kit, dignity kit, selimut, kelambu, tikar, ember, pakaian wanita, daster, gamis, baju jersey, sarung, masker kain, senter beserta baterai, hingga unit radio penerima sinyal darurat beserta baterainya.

Bantuan logistik tersebut menyasar 336 Kepala Keluarga (KK) dengan total penerima manfaat mencapai 1.054 jiwa di Desa Rapawawo. Rincian penerima mencakup 499 jiwa laki-laki dan 555 jiwa perempuan. Di dalam populasi tersebut, kelompok rentan mendapatkan perhatian khusus yang terdiri atas 37 anak balita, 111 remaja, dan 100 warga lanjut usia (lansia).

Kepala Desa Rapawawo, Yohanes Zakarias Rhaki, mengapresiasi kehadiran dan kontribusi nyata PMI Kabupaten Ende di wilayahnya. Menurutnya, jenis bantuan yang disalurkan PMI sangat relevan dan menjawab kebutuhan sanitasi personal masyarakat pascabencana.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Palang Merah Indonesia Kabupaten Ende atas kepedulian kemanusiaan bagi warga kami di Desa Rapowawo ini. Bantuan yang pernah kami peroleh dari lembaga lain berupa paket sembako, tapi kini dari PMI agak sedikit berbeda, lebih menyentuh soal kebutuhan kebersihan diri, seperti hygiene kit, baby kit, family kit, dan dignity kit. Selain itu juga kami mendapat bantuan selimut, tikar, ada juga alat-alat dapur,” kata Yohanes.

Yohanes menuturkan bahwa kondisi pascagelembung gempa memicu kerusakan infrastruktur pemukiman warga yang cukup parah. Data pemerintah desa mencatat sedikitnya 10 rumah warga mengalami kerusakan kategori berat akibat guncangan gempa bumi.

“Saat ini di desa kami terdapat 10 kepala keluarga yang rumahnya rusak berat. Semoga ada perhatian lebih baik lagi dari pemerintah pusat dan Kabupaten Ende,” ucap Yohanes.

Selain bantuan fisik dan logistik, PMI Ende memfasilitasi program pemulihan trauma (trauma healing) melalui pendampingan psikososial. Kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Posko SDK Kekadori, Desa Rapawawo, dengan melibatkan 26 anak terdampak (14 anak laki-laki dan 12 anak perempuan). Pendampingan dilakukan melalui metode interaktif seperti ekspresi kreatif, bermain, bernyanyi, dan edukasi keselamatan kebencanaan.

“Kami mengapresiasi pelayanan PMI Kabupaten Ende di bidang psikososial di mana melibatkan anak-anak melalui kegiatan belajar, bermain, dan bernyanyi dalam suasana penuh ceria sehingga anak-anak bisa lebih bahagia dan rasa takut terhadap gempa secara perlahan berkurang,” tambah Yohanes.

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, PMI Kabupaten Ende akan terus mengawal proses pemulihan masyarakat hingga masa transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan awal (early recovery). Penanganan kesehatan lingkungan, pendampingan medis, hingga penyediaan sarana air bersih secara berkala telah dijadwalkan dalam fase operasional berikutnya.

Penulis: Zabidi 
Editor: Redaksi
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • PMI Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Ende
  • PMI Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Ende
  • PMI Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Ende
  • PMI Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Ende
  • PMI Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Ende
  • PMI Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Ende

Posting Komentar