Begini Cara Al Qodiri Memperingati Hari Santri Nasional
LINTAS86.com, JEMBER – Pondok Pesantren Al Qodiri menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Kamis (22/10/2026). Kegiatan berlangsung bekerja sama dengan PMI Kabupaten Jember dan melibatkan santri serta masyarakat sekitar.
Kegiatan dimulai dengan registrasi peserta yang kemudian dilanjutkan pemeriksaan kesehatan oleh petugas PMI. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, kondisi tubuh, hingga kadar hemoglobin sebelum peserta dapat menjalani donor darah.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, donor darah merupakan kegiatan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan masyarakat mengingat kebutuhan darah di rumah sakit berlangsung setiap hari.
“Donor darah merupakan aksi kemanusiaan yang sangat berarti. Setiap kantong darah yang berhasil dikumpulkan berpotensi membantu menyelamatkan nyawa pasien yang membutuhkan transfusi darah,” katanya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti seluruh prosedur yang telah ditetapkan PMI. Beberapa peserta yang belum memenuhi syarat kesehatan diberikan edukasi dan arahan agar dapat mengikuti donor darah pada kesempatan berikutnya.
Berdasarkan data panitia, terdapat peserta yang belum dapat mendonorkan darah karena kondisi kesehatan tertentu, seperti kadar hemoglobin yang belum memenuhi ketentuan maupun kondisi fisik yang kurang prima.
PMI menegaskan bahwa proses seleksi kesehatan menjadi bagian penting untuk menjaga keselamatan pendonor sekaligus kualitas darah yang akan digunakan oleh pasien.
Kegiatan donor darah ini juga menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat. Mayoritas peserta memperoleh informasi kegiatan dari rekan maupun contact person yang menyebarkan informasi di lingkungan sekitar.
Selain menjadi bagian dari peringatan Hari Santri Nasional, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya donor darah secara rutin.
PMI Kabupaten Jember berharap semakin banyak lembaga pendidikan, komunitas, organisasi masyarakat, dan instansi lain yang berkolaborasi dalam kegiatan donor darah.
Menurut PMI, partisipasi kolektif menjadi kunci untuk menjaga ketersediaan stok darah yang dibutuhkan masyarakat.
Peringatan Hari Santri Nasional di Ponpes Al Qodiri akhirnya tidak hanya diisi agenda seremonial, tetapi juga aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi pelayanan kesehatan masyarakat.
Aksi ini menjadi bukti bahwa nilai kepedulian dan gotong royong yang selama ini tumbuh di lingkungan pesantren dapat diwujudkan melalui langkah sederhana namun bermakna.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi

Posting Komentar