HUT PMI ke-81 di Trenggalek Dihadiri 120 Peserta, 7 Pendonor Dapat Penghargaan
Peringatan HUT PMI tahun ini berlangsung sederhana namun penuh makna. Kegiatan dihadiri sekitar 120 peserta yang terdiri dari Dewan Kehormatan PMI, pengurus PMI tingkat kabupaten dan kecamatan, staf, relawan, penerima penghargaan donor darah, serta unsur pemerintah dan lembaga mitra yang selama ini berkolaborasi dalam pelayanan kemanusiaan.
Selain keluarga besar PMI, hadir pula perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, RSUD, PDAM, rumah sakit swasta, klinik kesehatan, serta berbagai organisasi pendukung penanggulangan bencana di Kabupaten Trenggalek.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan penghargaan berupa sertifikat dan bingkisan kepada tujuh pendonor darah sukarela yang telah mencapai 50 kali donor darah. Penghargaan diberikan langsung oleh Ketua PMI Kabupaten Trenggalek, Mulyadi WR.
Dalam sambutannya, Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada para pendonor yang selama bertahun-tahun secara sukarela mendonorkan darahnya untuk membantu sesama.
Menurutnya, donor darah bukan sekadar aktivitas sosial rutin, tetapi bentuk nyata kontribusi kemanusiaan yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para pendonor darah sukarela 50 kali. Semoga keikhlasan mereka menjadi teladan bagi masyarakat Kabupaten Trenggalek agar semakin aktif berdonor darah dan membantu menyelamatkan nyawa sesama,” ujarnya.
Mulyadi menegaskan bahwa pendonor darah sejatinya juga merupakan relawan kemanusiaan. Meski tidak selalu terlihat ketika terjadi bencana atau keadaan darurat, keberadaan mereka sangat menentukan keberlangsungan pelayanan kesehatan.
Setiap kantong darah yang terkumpul dapat membantu pasien yang membutuhkan transfusi, baik korban kecelakaan, pasien operasi, ibu melahirkan yang mengalami perdarahan, maupun penderita penyakit tertentu yang membutuhkan transfusi darah secara berkala.
Karena itu, penghargaan kepada para pendonor darah menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi besar yang diberikan kepada masyarakat.
Selain penghargaan pendonor darah, PMI Kabupaten Trenggalek juga memanfaatkan momentum HUT ke-81 untuk memperkuat koordinasi lintas sektoral melalui dialog interaktif yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan.
Dialog tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, yang saat ini juga menjabat sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek.
Dalam sesi dialog, para narasumber menyampaikan berbagai informasi terbaru terkait kebencanaan, pelayanan sosial, dan pelayanan kemanusiaan di Kabupaten Trenggalek.
Diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta aktif memberikan tanggapan, masukan, maupun pengalaman lapangan yang dapat menjadi bahan evaluasi bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Stefanus, kolaborasi antarinstansi menjadi kebutuhan penting mengingat tantangan di bidang kebencanaan dan kemanusiaan semakin kompleks.
Ia mengapresiasi peran PMI dan berbagai organisasi relawan yang selama ini membantu pemerintah daerah dalam menjalankan tugas pelayanan sosial dan kebencanaan.
Menutup sesi dialog, Stefanus menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur PMI Kabupaten Trenggalek serta berbagai elemen relawan yang selama ini telah berkontribusi membantu masyarakat.
Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga penanganan bencana, pelayanan sosial, dan kegiatan kemanusiaan dapat berjalan lebih efektif di masa mendatang.
Pada kesempatan yang sama, Mulyadi juga memaparkan sejumlah kegiatan yang secara rutin dilaksanakan PMI Kabupaten Trenggalek.
Saat ini PMI aktif memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan di sejumlah wilayah. Program tersebut menjadi salah satu bentuk respons PMI terhadap kebutuhan masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih saat musim kemarau.
Selain itu, PMI juga menyalurkan bantuan kursi roda kepada warga yang membutuhkan serta mengoperasikan layanan ambulans gratis bagi masyarakat.
Dua armada ambulans PMI Kabupaten Trenggalek setiap hari siaga melayani kebutuhan masyarakat, mulai dari rujukan pasien hingga berbagai kebutuhan sosial dan kemanusiaan lainnya.
Menurut Mulyadi, berbagai layanan tersebut dapat berjalan karena dukungan relawan, staf, pengurus, serta kerja sama dengan berbagai pihak.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memberikan masukan dan dukungan agar PMI Kabupaten Trenggalek dapat meningkatkan kualitas pelayanannya.
Rangkaian peringatan HUT PMI ke-81 kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua PMI Kabupaten Trenggalek sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi kemanusiaan tersebut.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang diikuti seluruh peserta. Suasana kebersamaan tampak mewarnai akhir acara sebagai wujud semangat kemanusiaan yang selama ini menjadi nilai utama PMI.
Peringatan HUT PMI ke-81 di Kabupaten Trenggalek tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan organisasi, tetapi juga momentum memperkuat kolaborasi, mengapresiasi para pendonor darah sukarela, dan meneguhkan komitmen seluruh unsur kemanusiaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Penulis: Hadi Triyono
Editor: Redaksi

Posting Komentar