Truk Tangki BPBD Ponorogo Sudah 15 Tahun, Penggantian Mendesak
Salah satu truk berkapasitas 6.000 liter dilaporkan tidak mampu menanjak saat membawa muatan penuh.
Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, mengatakan usia kendaraan menjadi salah satu penyebab utama.
"Memang kendaraan ini sudah tua. Truk tersebut digunakan sejak 2011. Artinya usia armada sudah sekitar 15 tahun dan kami sangat membutuhkan truk baru," kata Masun.
Karena tidak mampu menembus tanjakan dengan beban maksimal, kapasitas muatan harus dikurangi sekitar 2.000 liter.
"Kalau digunakan di lokasi seperti Desa Tumpuk atau Desa Munggu, truk kapasitas 6.000 liter tidak mampu naik dengan muatan penuh. Akhirnya bebannya harus dikurangi menjadi sekitar 4.000 liter agar bisa mencapai lokasi," ujarnya.
BPBD Ponorogo saat ini memiliki dua truk tangki berkapasitas 6.000 liter dan satu truk tangki berkapasitas 5.000 liter.
Menurut Masun, kendaraan berkapasitas 5.000 liter justru lebih efektif digunakan pada jalur menanjak.
"Keinginan kami membeli truk berkapasitas 5.000 liter. Berdasarkan pengalaman di lapangan, kapasitas tersebut lebih cocok untuk menjangkau daerah dengan medan ekstrem dan tanjakan yang cukup berat," jelasnya.
BPBD telah mengusulkan pengadaan armada baru melalui Perubahan APBD 2026 guna mendukung distribusi air bersih kepada 915 warga terdampak kekeringan di tujuh desa.

Posting Komentar