Siap Ikuti Jumbara Jatim ke-10, PMI Kabupaten Ponorogo Gelar Training Center
0 menit baca
![]() |
Ketua PMI Kabupaten Ponorogo, Luhur Karsanto, didampingi Sekretaris, Sumani dan Staf Bidang SDM saat membuka Training Center jelang Jumbara Jatim ke-10 (Foto Istimewa) |
Pemusatan pelatihan berlangsung selama dua hari, tepatnya pada 30-31 Agustus 2025, dilaksanakan di Markas PMI Kabupaten Ponorogo serta Taman Wisata Ngebel Ponorogo.
Dengan semangat yang telah ditunjukkan oleh seluruh peserta dan dukungan penuh dari berbagai pihak, PMI Jawa Timur yakin bahwa Jumbara ke-10 ini akan menjadi pengalaman berharga dan berkesan.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan kontingen PMI Ponorogo agar dapat tampil maksimal dalam ajang tersebut.
Sekretaris PMI Ponorogo, Sumani, menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan para peserta, sekaligus membentuk karakter kepemimpinan serta kepedulian sosial sejak dini.
"Kesiapan mental dan fisik adalah kunci meraih sukses di Jumbara. Keberanian, keyakinan, dan kerja keras yang dilakukan sejak awal akan menentukan hasil akhir. Kami berharap kalian semua bisa membawa nama baik Ponorogo dan menjadi inspirasi bagi yang lain," ujar Sumani penuh semangat.
Tidak hanya mengasah keterampilan, pelatihan ini juga menekankan pentingnya kerja sama tim dan rasa tanggung jawab setiap peserta.
Ketua PMI Kabupaten Ponorogo, Luhur Larsanto, mengingatkan para peserta agar menjaga keselamatan diri dan barang-barang pribadi selama kegiatan berlangsung.
"Kalian adalah wakil terbaik Ponorogo. Jadilah contoh yang baik dan tunjukkan bahwa kalian mampu berprestasi, bukan hanya di tingkat provinsi, tapi juga nasional," imbuhnya.
![]() |
Antusias peserta Training Center PMI Kabupaten Ponorogo (Foto Istimewa) |
Partisipasi dalam Jumbara kali ini mencakup 30 anggota kontingen dari setiap daerah. Setiap kontingen terdiri dari pembina, pengurus relawan, dan staf.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk mempererat kebersamaan di antara para peserta.
PMI Jawa Timur mengimplementasikan sistem penilaian yang seimbang, di mana evaluasi teknis dan administrasi masing-masing berkontribusi 50 persen dari total nilai. Setelah melalui rapat technikal meeting akhirnya disepakati penilaian mandiri 30 persen dan penilaian teknis 70 persen.
Di tengah antusiasme yang tinggi, seluruh peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur diimbau untuk mempersiapkan diri secara maksimal dari semua aspek, sehingga target pelaksanaan yang lancar dan sukses dapat tercapai.
PMI Jawa Timur optimistis bahwa Jumbara ke-10 ini akan memberikan pengaruh positif bagi pembentukan karakter dan peningkatan kemampuan relawan PMR muda di masa mendatang.
Semua pihak berharap, melalui kegiatan ini, akan lahir generasi muda yang tangguh dan peduli terhadap sesama, sesuai dengan prinsip kemanusiaan yang senantiasa diusung oleh PMI.
![]() |
Pengurus, pendamping dan peserta foto bersama (Foto Istimewa) |
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel ini untuk konten akun media sosial komersial tanpa seizin redaksi lintas86.com Cepat akurat Terpercaya (min)