PMI Terus Bergerak Bantu Korban Banjir di Aceh Tenggara
lintas86.com, Aceh Tenggara - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Tenggara terus melakukan berbagai upaya kemanusiaan untuk membantu warga yang terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah.
Sejak pagi hari Rabu, (28/1/2026) para relawan PMI telah menyalurkan bantuan logistik, membersihkan rumah warga, mendistribusikan alat kebersihan, serta melaksanakan kegiatan trauma healing khususnya bagi anak-anak yang mengalami dampak psikologis akibat bencana tersebut.
Distribusi logistik berupa hygiene kit dan alat kebersihan dilakukan di dua desa di wilayah Kecamatan Ketambe, yaitu Desa Lawe Aunan sebanyak 8 kepala keluarga (KK) dan Desa Kati Maju sebanyak 2 KK.
Selain itu, PMI juga membagikan alat kebersihan di enam rumah ibadah, meliputi Masjid Rumah Bundar, Masjid Simpur, Masjid Ketambe, Masjid Aunan, Masjid Penungkunan, serta Rumah Suluk Desa Bukit Baru.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak serta mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Ketua PMI Kabupaten Aceh Tenggara, H. Armen Desky, menyampaikan,
“Kami berupaya hadir tidak hanya dengan bantuan logistik, tetapi juga memberikan dukungan mental agar warga dapat bangkit kembali.”
Selain penyaluran bantuan, para relawan PMI juga aktif membersihkan rumah-rumah warga yang terdampak lumpur dan sampah sisa banjir di dua desa Kecamatan Ketambe, yakni Desa Rumah Bundar dan Desa Bukit Baru.
PMI membagikan alat kebersihan seperti sapu lidi, pel, sikat lantai, serta cairan pembersih agar warga dapat menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah timbulnya penyakit.
Tidak hanya fokus pada pemulihan fisik, PMI juga mengadakan kegiatan trauma healing khusus untuk anak-anak.
Kegiatan ini diisi dengan permainan edukatif, bernyanyi, serta pendampingan psikososial yang bertujuan membantu memulihkan kondisi mental korban bencana.
Kegiatan ini sangat penting untuk memastikan anak-anak dapat kembali merasa aman dan nyaman setelah mengalami trauma akibat banjir.
Ketua PMI Kabupaten Aceh Tenggara, H. Armen Desky, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian PMI terhadap kebutuhan fisik dan psikologis masyarakat.
“PMI berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala,” ujarnya.
Sadariah (56), warga Desa Rumah Bundar, mengungkapkan rasa terharunya atas bantuan yang diberikan oleh PMI.
“Awalnya kami bingung harus mulai dari mana membersihkan rumah. Alhamdulillah, relawan PMI datang membantu. Kami sangat terharu dan berterima kasih atas kepedulian serta kerja keras para relawan,” katanya dengan mata berkaca-kaca.
Bantuan dan dukungan yang diberikan PMI Aceh Tenggara ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang terdampak banjir.
Dengan kerja keras para relawan dan dukungan berbagai pihak, proses pemulihan diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan menyeluruh, baik dari sisi fisik maupun mental.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi
