Bosch Indonesia Perkuat Pemulihan Pascabencana Sumatra dengan Teknologi Canggih
Sabtu, Februari 07, 2026
lintas86.com, Jakarta - Pasca bencana ekologi yang melanda berbagai wilayah di Sumatra, fokus penanganan beralih dari krisis langsung ke pemulihan dan rehabilitasi jangka panjang. Hingga 31 Januari 2026, lebih dari 106.000 penduduk masih mengungsi akibat rusaknya perumahan, fasilitas pendidikan, kesehatan, dan tempat ibadah secara luas. Kondisi ini menuntut upaya pemulihan yang terkoordinasi dan didukung oleh tenaga serta teknologi mutakhir.
Palang Merah Indonesia (PMI), proses pemulihan semakin intensif terutama di daerah terdampak berat seperti Aceh Tengah, Aceh Timur, Tapanuli, Sibolga, Agam, Solok, dan Padang. Lumpur tebal dan material banjir yang tersisa menjadi tantangan utama dalam pembersihan lingkungan.
Palang Merah Indonesia (PMI), proses pemulihan semakin intensif terutama di daerah terdampak berat seperti Aceh Tengah, Aceh Timur, Tapanuli, Sibolga, Agam, Solok, dan Padang. Lumpur tebal dan material banjir yang tersisa menjadi tantangan utama dalam pembersihan lingkungan.
Dalam upaya mempercepat dan mempermudah proses ini, Bosch Indonesia hadir memberikan dukungan teknologi melalui divisi Bosch Power Tools.
Bosch Indonesia menyumbangkan 25 unit High Pressure Washer dengan nilai sekitar Rp97 juta, yang mampu beroperasi pada tekanan 100–120 bar.
Bosch Indonesia menyumbangkan 25 unit High Pressure Washer dengan nilai sekitar Rp97 juta, yang mampu beroperasi pada tekanan 100–120 bar.
Alat ini dirancang untuk mempercepat pembersihan puing-puing sekaligus menjaga keamanan relawan di lapangan.
Dengan performa tinggi, alat ini menjawab kebutuhan akan kecepatan dan keamanan, sehingga proses pemulihan dapat berjalan lebih efisien menjelang Ramadan 2026.
Fenny Anggraeni Sofyan, Kepala Komunikasi Korporat dan Hubungan Pemerintah Bosch Indonesia, menyatakan,
Selain dukungan alat, karyawan Bosch turut berkontribusi sebesar Rp4,9 juta untuk membantu pemulihan melalui Foodbank of Indonesia. Pendekatan holistik ini mencerminkan etos perusahaan yang mengintegrasikan tujuan bisnis dengan tanggung jawab sosial demi perubahan positif yang nyata.
Sinergi antara keahlian teknologi Bosch dan operasi lapangan PMI menjadi model efektif dalam pemulihan bencana yang bisa menjadi acuan upaya serupa di masa depan, baik di Indonesia maupun secara global. Dengan jadwal pemulihan yang panjang di wilayah terdampak, penerapan strategi komprehensif berbasis teknologi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan proses rehabilitasi.
Kemitraan ini tidak hanya mempercepat pemulihan infrastruktur, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi tantangan di masa mendatang, sekaligus mendorong gerakan kolektif menuju pembangunan berkelanjutan.
Keterlibatan strategis Bosch Indonesia dalam pemulihan pascabencana di Sumatra menegaskan peran penting kemitraan teknologi dalam mengatasi tantangan kompleks bencana alam. Model kolaborasi ini menjadi tolok ukur pemanfaatan teknologi untuk mendukung pemulihan berkelanjutan dan ketahanan sosial jangka panjang.
Fenny Anggraeni Sofyan, Kepala Komunikasi Korporat dan Hubungan Pemerintah Bosch Indonesia, menyatakan,
“Inisiatif ini sejalan dengan komitmen keberlanjutan global Bosch. Kami tidak hanya menyediakan peralatan, tetapi juga memberdayakan masyarakat dan mengembangkan inovasi teknologi yang meningkatkan kualitas hidup sekaligus mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan. Melalui program ‘Bosch Bersama Negeri,’ kami fokus pada keberlanjutan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan kemajuan teknologi sebagai pilar utama.”
Selain dukungan alat, karyawan Bosch turut berkontribusi sebesar Rp4,9 juta untuk membantu pemulihan melalui Foodbank of Indonesia. Pendekatan holistik ini mencerminkan etos perusahaan yang mengintegrasikan tujuan bisnis dengan tanggung jawab sosial demi perubahan positif yang nyata.
Sinergi antara keahlian teknologi Bosch dan operasi lapangan PMI menjadi model efektif dalam pemulihan bencana yang bisa menjadi acuan upaya serupa di masa depan, baik di Indonesia maupun secara global. Dengan jadwal pemulihan yang panjang di wilayah terdampak, penerapan strategi komprehensif berbasis teknologi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan proses rehabilitasi.
Kemitraan ini tidak hanya mempercepat pemulihan infrastruktur, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi tantangan di masa mendatang, sekaligus mendorong gerakan kolektif menuju pembangunan berkelanjutan.
Keterlibatan strategis Bosch Indonesia dalam pemulihan pascabencana di Sumatra menegaskan peran penting kemitraan teknologi dalam mengatasi tantangan kompleks bencana alam. Model kolaborasi ini menjadi tolok ukur pemanfaatan teknologi untuk mendukung pemulihan berkelanjutan dan ketahanan sosial jangka panjang.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi
