Diduga Serangan Jantung, Pria Ini Meninggal Mendadak di Kasir Minimarket Mojokerto

LINTAS86.com, MOJOKERTO – Seorang pengunjung minimarket di Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, meninggal dunia secara mendadak pada Jumat pagi (11/9/2026). Peristiwa yang terjadi di depan meja kasir ini sempat membuat karyawan dan pengunjung swalayan geger.
Insiden tragis tersebut berlangsung sangat cepat. Korban yang datang seorang diri awalnya berniat membeli makanan berupa sosis. Sesampainya di meja kasir, korban menyelesaikan transaksi pembayaran seperti biasa. Namun, tepat saat mengantre menunggu struk bukti pembelian keluar, tubuh korban mendadak lemas dan langsung ambruk ke lantai.
Kapolsek Kutorejo, AKP Sugeng Irawan, menjelaskan bahwa korban sempat mengalami gejala kejang setelah terjatuh. Akibat posisi jatuh yang mendadak, kepala korban juga sempat membentur rak barang yang berada tepat di dekat meja kasir.
"Korban membeli sosis di minimarket. Setelah membayar dan menunggu struk pembelian, tiba-tiba lemas kemudian jatuh dan mengalami kejang-kejang," ungkap AKP Sugeng Irawan dalam keterangan resminya.
Melihat situasi darurat tersebut, petugas minimarket langsung bergegas menghubungi tenaga kesehatan dari Puskesmas Pesanggrahan. Sayangnya, sesampainya tim medis di lokasi kejadian untuk memberikan pemeriksaan darurat, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan dan dinyatakan meninggal dunia di tempat.
Pihak Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto segera menerjunkan tim setelah mendapat koordinasi dari pihak kepolisian dan puskesmas setempat.
Staf PMI Kabupaten Mojokerto, Didik Sudarsono, menyebutkan bahwa laporan darurat masuk sekitar pukul 09.30 WIB. Tim ambulans PMI tiba di lokasi lima belas menit kemudian untuk mengevakuasi jasad korban bersama Unit Inafis Polres Mojokerto.
"Kami melakukan evakuasi korban menggunakan ambulans PMI menuju kamar jenazah RSUD Prof Dr Soekandar Mojosari setelah seluruh proses koordinasi selesai," jelas Didik. Korban tiba di rumah sakit sekitar pukul 10.30 WIB untuk proses penanganan lanjutan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal serta kesaksian pihak keluarga, korban dipastikan memiliki riwayat penyakit jantung. Keluarga korban menyatakan telah ikhlas menerima kejadian ini sebagai musibah murni dan menolak untuk dilakukan tindakan autopsi.
Tragedi kematian mendadak di fasilitas publik ini menjadi momentum penting bagi PMI untuk mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya penguasaan Bantuan Hidup Dasar (BHD).
Didik menekankan bahwa ketika seseorang mengalami henti jantung mendadak, sepuluh menit pertama adalah masa emas (golden period). Jika masyarakat di sekitar lokasi memahami teknik pertolongan pertama yang cepat dan tepat—seperti Resusitasi Jantung Paru (RJP)—peluang keselamatan korban sebelum tim medis tiba dapat meningkat secara signifikan.

Penulis: Zabidi 

Editor: Redaksi

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Diduga Serangan Jantung, Pria Ini Meninggal Mendadak di Kasir Minimarket Mojokerto
  • Diduga Serangan Jantung, Pria Ini Meninggal Mendadak di Kasir Minimarket Mojokerto
  • Diduga Serangan Jantung, Pria Ini Meninggal Mendadak di Kasir Minimarket Mojokerto
  • Diduga Serangan Jantung, Pria Ini Meninggal Mendadak di Kasir Minimarket Mojokerto
  • Diduga Serangan Jantung, Pria Ini Meninggal Mendadak di Kasir Minimarket Mojokerto
  • Diduga Serangan Jantung, Pria Ini Meninggal Mendadak di Kasir Minimarket Mojokerto

Posting Komentar